Senin, 30 Mei 2011

VENTILASI TAMBANG

VENTILASI TAMBANG
Di bawah tanah dari suatu tambang batu bara, diasumsikan terjadi berbagai jenis kecelakaan yang sama sekali tidak terbayangkan pada industri lain, dan ternyata pada masa lalu di Jepang juga pernah banyak terjadi kecelakaan. Di antaranya yang paling mengerikan adalah ledakan gas dan debu batu bara. Sudah barang tentu, penyebabnya adalah keberadaan gas metan yang mencapai batas ledakan. Pada tambang bawah tanah, yang paling penting dari segi keselamatan adalah mengencerkan dan menyingkirkan gas metan yang timbul dari lapisan batu bara, dengan ventilasi. Oleh karena itu, perencanaan ventilasi merupakan masalah khas tambang batu bara bawah tanah yang perlu ditentukan paling hati-hati.
1. Tujuan Ventilasi Dan Pokok Pertimbangan Mengenai Ventilasi
1.1 Tujuan Ventilasi
(1) Mengencerkan dan menyingkirkan berbagai macam gas, terutama metan, yang muncul di dalam tambang bawah tanah.
(2) Menyediakan udara segar yang diperlukan untuk pernapasan pekerja.
(3) Menyediakan udara yang diperlukan untuk mengendalikan peningkatan temperatur tambang bawah tanah akibat panas bumi, panas oksidasi dan lain-lain.
Di antara tujuan di atas, sudah barang tentu menyediakan udara yang diperlukan untuk pernapasan pekerja adalah hal yang penting, namun pengaturan temperatur di dalam tambang bawah tanah juga hal yang penting dilihat dari segi pelaksanaan pekerjaan. Akan tetapi, dengan melakukan ventilasi yang cukup untuk menyingkirkan gas, tujuan tersebut biasanya dapat tercapai dengan sendirinya.
Oleh karena itu, perancangan ventilasi dan struktur tambang bawah tanah, serta manajemen pada waktu pengoperasian sebenarnya, harus dilakukan dengan meletakkan titik berat pada jaminan keselamatan, sambil mempertimbangkan rencana ekstraksi dan rencana pengangkutan di masa depan.
Ventilasi yang mencapai keseluruhan tambang bawah tanah disebut ventilasi utama, sedangkan ventilasi secara lokal di dalam tambang bawah tanah disebut ventilasi lokal.
Dalam rangka penentuan rencana ventilasi, sebaiknya mempertimbangkan persyaratan di bawah ini :
(a) Konstruksinya dibuat sedemikian rupa, agar ventilasi yang diperlukan untuk pengembangan tambang bawah tanah dapat dilakukan dengan paling ekonomis, dan konstruksinya dibuat memiliki kelonggaran (kelebihan) udara ventilasi secukupnya, untuk menghadapi perkembangan tambang bawah tanah di kemudian hari, serta peningkatan gas yang mungkin timbul.
(b) Struktur yang diinginkan untuk metode ventilasi adalah sistem diagonal pada ventilasi utama (penjelasannya akan diberikan kemudian). Sedangkan menyediakan sumuran tegak khusus untuk ventilasi tehadap penambangan bagian dalam, adalah tindakan yang rasional. Di tempat yang sulit dilakukan penggalian sumuran tegak (misalnya di tambang batu bara dasar laut), diharapkan memiliki sumuran miring khusus dengan penampang berbentuk lingkaran. Selain itu, konstruksinya dibuat sedemikian rupa agar tahanan ventilasi jalan udara (lorong ventilasi) utama menjadi sekecil mungkin, dan memungkinkan mengambil ventilasi cabang sebanyak mungkin dari lorong ini.
(c) Dalam melaksanakan pengembangan tambang bawah tanah dan penambangan, maka dilihat dari segi konstruksi tambang bawah tanah, adalah penting untuk membuat ventilasi permuka kerja ekstraksi batu bara dan penggalian lubang bukaan menjadi independen secara sempurna, dan ventilasi untuk zona yang luas diharapkan mempunyai sistem ventilasi, baik udara masuk maupun udara buang, yang terpisah dari daerah lain.
1.2 Penentuan Ventilasi Yang Diperlukan
Penentuan ventilasi yang diperlukan, harus dilakukan dengan mempertimbangkan hal-hal di atas. Berikut ini akan dijelaskan secara ringkas, hal-hal yang dapat menjadi referensi dalam perancangan yang konkrit.
(1) Jumlah udara masuk per ton produksi batu bara per hari
Dari prestasi di tambang batu bara Jepang, jumlah udara per ton produksi batu bara per hari adalah sekitar 1~8(m3/min). Angka ini akan berbeda menurut jumlah emisi gas, tingkat pemusatan permuka kerja dan jumlah aliran cabang, di mana pada tambang bawah tanah yang jumlah emisi gasnya banyak, angka ini umumnya di atas 4(m3/min). Dari contoh di lapangan batu bara Eropa dikatakan, bahwa tambang bawah tanah yang tidak ada masalah dari segi emisi gas dan kondisi atmosfir tambang bawah tanah, angka ini adalah 2(m3/min), tambang bawah tanah yang baru mulai konstruksi adalah 3(m3/min) dan tambang bawah tanah yang mempunyai masalah dari segi kondisi atmosfirnya adalah sekitar 4(m3/min).
Catatan : Menurut hasil penelitian yang memplotkan jumlah emisi metan dan kedalaman tambang rata-rata untuk tambang batu bara bawah tanah 8 negara penghasil utama batu bara, yaitu Amerika Serikat, Australia, Inggris, Jerman, Polandia, RRC, Cekoslovakia dan bekas Uni Soviet, maka
Y = 4,1 + 0,023X
Y : jumlah emisi metan (m3/t)
X : kedalaman ekstraksi rata-rata (m)
(2) Hal yang ditentukan di dalam peraturan keselamatan tambang batu bara Jepang
Peraturan keselamatan tambang batu bara Jepang mengatur mengenai udara tambang bawah tanah sebagai berikut :
& Kandungan oksigen pada udara di dalam tambang bawah tanah harus lebih besar dari 19% dan kandungan gas karbon dioksida harus lebih kecil dari 1%.
& Kandungan gas mudah nyala di dalam udara buang aliran cabang utama serta di lokasi kerja harus lebih kecil dari 1,5% dan di dalam aliran udara di tempat lalu lintas di dalam tambang bawah tanah harus lebih kecil dari 2%.
& Temperatur udara di lokasi kerja di dalam tambang bawah tanah harus lebih rendah dari 37°C.
& Jumlah udara ventilasi di portal udara masuk mengambil standar jumlah udara maksimum untuk pekerja tambang yang bekerja dalam waktu bersamaan di dalam tambang bawah tanah selama satu hari, dan untuk tambang batu bara kelas A harus dibuat lebih besar dari 3m3 per menit per orang.
& Kecepatan udara ventilasi harus lebih rendah dari 450 m/menit. Kecuali pada sumuran tegak dan lorong khusus untuk ventilasi boleh ditingkatkan sampai 600 m/menit.
Jadi, di Jepang, selama tidak ada alasan yang khusus, harus ditentukan jumlah udara ventilasi yang membuat kondisi di dalam tambang bawah tanah memenuhi persyaratan-persyaratan di atas tersebut.
1.3 Struktur Tambang Bawah Tanah Dilihat Dari Segi Ventilasi
1. 1.3.1 Sistem Terpusat Dan Sistem Diagonal
Pada waktu pembangunan tambang batu bara, 2 buah sumuran miring atau sumuran tegak digali saling berdekatan, misalnya sumuran miring utama dan sumuran miring paralel, lorong kemajuan utama dan lorong kemajuan paralel, sumuran tegak udara masuk dan sumuran tegak udara buang, di mana salah satunya dijadikan jalan udara masuk dan satunya lagi udara buang, dan hingga tambang bawah tanah berkembang mencapai tahap tertentu, ventilasi dilakukan melalui jalan udara masuk dan udara buang ini. Metode ventilasi di mana jalan udara masuk dan jalan udara buangnya saling berdekatan dinamakan ventilasi sistem terpusat.
Dengan berkembang dan meluasnya tambang bawah tanah, jalan udara menjadi semakin panjang, tekanan ventilasi yang diperlukan juga semakin besar, sehingga pada ventilasi sistem terpusat, tahanan ventilasinya membesar, dan selain itu, karena jalan udara masuk dan udara buang berdekatan, bersamaan dengan meningkatnya tekanan ventilasi, udara bocor semakin meningkat, hingga jumlah udara efektif berkurang. Oleh karena itu, biasanya di tempat yang terpisah jauh digali jalan udara buang baru, sedangkan lorong kemajuan utama dan lorong kemajuan paralel yang digunakan selama ini, keduanya dijadikan jalan udara masuk. Metode ventilasi yang jalan udara masuk dan udara buangnya terpisah jauh seperti ini disebut ventilasi sistem diagonal.
Keunggulan ventilasi sistem diagonal antara lain adalah :
(1) Perpanjangan jalan udara utama dapat dikurangi drastis. Jadi tahanan ventilasi dan biaya perawatan lorong dapat berkurang.
(2) Karena jalan udara masuk dan jalan udara buang tidak berdekatan, kebocoran udara di antaranya berkurang, dan pintu udara serta alur udara tidak perlu banyak.
(3) Seandainya terjadi kecelakaan seperti ledakan di dalam tambang bawah tanah, pemulihan sistem ventilasi mudah dilakukan.
(4) Karena portal udara masuk dan udara buang terpisah jauh, tidak ada kekhawatiran udara buang bercampur masuk ke dalam udara masuk akibat arah angin.
1. 1.3.2 Pembagian Aliran Udara
Aliran cabang utama pada ventilasi tambang bawah tanah, pecah menjadi beberapa aliran cabang, kemudian setiap aliran cabang terbagi lagi untuk menyapu permuka kerja dan menjadi udara buang. Lama-lama aliran cabang udara buang lain juga berkumpul dan bergabung dengan udara buang utama dan dibuang ke luar tambang bawah tanah. Berpecah dan mengalirnya aliran udara seperti ini disebut pembagian aliran udara atau pencabangan aliran udara.
Pembagian aliran udara mempunyai efek sebagai berikut :
(1) Tahanan ventilasi menjadi kecil karena pembagian, sehingga dengan memakai kipas angin yang sama dapat dilakukan ventilasi udara lebih banyak.
(2) Dapat mengantarkan udara segar ke setiap permuka kerja di setiap zona.
(3) Apabila di jalan udara terjadi kerusakan seperti ambrukan (caving), pengaruhnya dapat dibatasi pada satu zona saja.
(4) Pengaruh kecelakaan seperti kebakaran tambang bawah tanah, semburan gas, swabakar dan ledakan dapat dibatasi pada satu zona.
(5) Dapat mengurangi kecepatan udara di lorong arteri.
(6) Dapat mengantarkan udara bertemperatur relatif rendah hingga ke dekat permuka kerja.
Semua ini adalah efek utama dari pembagian aliran udara. Mengenai pembagian aliran udara ini, terutama ventilasi di permuka kerja ekstraksi, peraturan keselamatan tambang batu bara di Jepang mengatur sebagai berikut :
※ Pada tambang batu bara kelas A, udara buang dari lokasi ekstraksi batu bara sistem lorong panjang atau gob tidak boleh dilalukan ke lokasi ekstraksi lain. (Kecuali ada alasan khusus dan mendapat izin dari kepala bagian pengawasan keselamatan tambang, maka diperbolehkan)
Demikianlah, setiap permuka kerja ekstraksi di Jepang harus mempunyai ventilasi yang berdiri sendiri. Bukan saja di permuka kerja ekstraksi, tetapi di permuka kerja penggalian lubang bukaanpun diharapkan menerapkan ventilasi independen dengan mempertimbangkan gas yang muncul.
Metode pembagian aliran udara terdiri dari pembagian aliran alami dan pembagian aliran proporsional. Pembagian aliran alami adalah metode pembagian aliran secara alam tanpa menggunakan alat pembagi aliran ataupun kipas angin bantu. Sedangkan pembagian aliran proporsional adalah metode pengaturan jumlah udara ventilasi dengan menggunakan peralatan seperti tersebut. Tergantung dari tahapan pembagiannya, aliran cabang dapat dibagi menjadi aliran cabang primer, aliran cabang sekunder dan aliran cabang permuka kerja, seperti terlihat pada gambar di bawah.


Hal penting yang berikutnya adalah strukturnya harus dapat mencegah udara bocor untuk meningkatkan jumlah udara efektif. Masalah ini bukan saja untuk maksud menyingkirkan gas di lokasi kerja yang merupakan tujuan utama, tetapi dilihat dari segi pencegahan swabakar dan ekonomi daya ventilasi juga penting. Untuk mencapai tujuan tersebut, jaringan ventilasi utamanya menggunakan sistem diagonal (mengenai sistem ini akan dijelaskan kemudian) dengan menggali sumuran tegak ventilasi di bagian dalam, sementara sebagai cara efektif pada konstruksi panel digunakan sistem struktur ruang.
2. Ventilasi Utama
2.1 Jenis Ventilasi Utama
Ventilasi utama terdiri dari jenis-jenis berikut.
(1) Klasifikasi berdasarkan metode pembangkitan daya ventilasi
………….. ventilasi alam ventilasi mesin
(2) Klasifikasi berdasarkan tekanan ventilasi pada ventilasi mesin
………….. ventilasi tiup ventilasi isap
(3) Klasifikasi berdasarkan letak jalan udara masuk dan udara buang
………….. ventilasi terpusat ventilasi diagonal
2.2 Ventilasi Alam
Setiap kenaikan atau penurunan temperatur sebesar 1°C, sumua jenis gas akan memuai atau menyusut sebesar 1/273 kali volumenya pada 0°C. Dengan kata lain, berat per satuan volume akan bertambah atau berkurang sebesar 1/273 kali.
Temperatur di permukaan (di luar tambang bawah tanah) berubah secara drastis tergantung dari musim (terutama di negara 4 musim). Dalam satu hari, temperatur di luar tambang bawah tanah juga mengalami perubahan kecil dari siang ke malam. Tetapi, temperatur di dalam tambang bawah tanah pada ke dalaman tertentu hampir tidak ada perubahan yang besar sepanjang 4 musim, atau antara malam dan siang. Temperatur di dalam tambang bawah tanah yang panas buminya tidak tinggi, pada musim panas lebih rendah dari pada temperatur udara luar, dan pada musim dingin lebih tinggi dari pada temperatur udara luar. Sehingga, apabila terdapat perbedaan temperatur jalan udara masuk dan jalan udara buang yang ketinggian portal udara masuk dan udara keluarnya berbeda, akan timbul perbedaan kerapatan udara di dalam dan di luar tambang bawah tanah atau udara di jalan udara masuk dan jalan udara buang akibat temperatur, sehingga membangkitkan daya ventilasi. Penyebab yang dapat membangkitkan daya ventilasi adalah sebagai berikut :
a) Perbedaan tinggi portal udara masuk dan udara buang
b) Perbedaan temperatur jalan udara masuk dan jalan udara buang
c) Perbedaan temperatur di dalam dan di luar tambang bawah tanah
d) Komposisi udara di dalam tambang bawah tanah
e) Tekanan atmosfir

Kamis, 26 Mei 2011

TRICK CEPAT GANTI NAMA FACEBOOK


Trik ini bisa dilakukan di PC/komputer ataupun browser hape yang support buka facebook situs penuhDi siniUntuk Nama yang udah Limit, ataupun pergantian nama yang di tolak sistem, pake trik ini juga bisa jhe. Triknya adalah sbb:
1.Klik saja Link Di sini Nanti anda akan dibawa ke halaman “Pengamanan Facebook” Langsung saja Klik “Amankan Akun”
2.Nanti ada 4 Langkah Pengamanan, Klik Saja “Lanjutkan”
3.Pada Langkah 1, nanti anda diminta mengganti Kata Sandi Facebook anda, Isi aja Sesuai keinginan anda, tapi jangan sampai lupa loh. Kalo sudah di isi semua, Klik “Ganti Kata Sandi”
4.Masuk Langkah 2, Pada langkah ini, nanti anda diminta mengganti Kata sandi email anda, kalo yang ini terserah anda mau diganti ataupun tidak. Yang terpenting kalo sudah, Langsung aja “Centang Semua” alamat email Pada Konfirmasi Pergantian. Klik “Lanjutkan”
5.Masuk Langkah 3, Berisi Informasi tentang akun anda, Langsung aja klik “Lanjutkan”, Selanjutnya INILAH TRIK GANTI NAMANya, Klik saja (ganti) di belakang Nama Sekarang anda, Silahkan isi semau anda. Sekedar Info: jangan menggunakan Font-font yang aneh ataupun mengambil kata-kata dari/yang mengandung Facebook. Kalo sudah Klik “Simpan dan Lanjutkan” kalo gagal, di ulangi lagi, coba gunakan huruf kecil semua.
6.Langkah Terakhir, Klik aja “Masuk”
7.berhasil me hahahahahahah

Sabtu, 21 Mei 2011

FREE DOWNLOAD FIREFOX BETA 5


Siapa yang tidak tahu Mozilla Firefox? Salah satu Internet Browser terbaik 2011 ini hampir selalu ada dilaptop atau komputer. Hal ini mungkin terjadi karena pengalaman Mozilla dalam berkonsentrasi membuat internet browser terbaik. Selama 5 tahun terakhir, Mozilla Firefox merupakan favorit internet browser yang paling banyak digunakan.

Firefox memiliki lebih dari 6000 add-ons yang dapat memberikan kemudahan menjelajahi dunia maya. Simple, namun memiliki banyak theme atau tampilan yang bisa diganti sesuai keinginan pengguna. Dan yang paling penting, mudah digunakan.

Mozilla Firefox melindungi komputeratau laptop anda dari serangan virus, malware, spaware, phising dan pop-up ketika menjelajah internet. Memiliki password manager yang terintegrasi, automatis update untuk memperbaiki masalah keamanan dan parental control.

Jika sebelumnya Mozilla Firefox merupakan browser yang cepat, versi terbarunya menjadi lebih cepat lagi. Kecepatan browsing menjadikannya salah satu internet browser tercepat dan membuat penggunanya enggan untuk pindah kebrowser lain.

Mozilla Firefox merupakan freeware alias gratis. Anda bisa dapatkan dimanapun tanpa bayar. Versi terbaru Mozilla saat artikel ini dibuat adalah Mozilla Firefox 5.01. Silahkan klik link dibawah ini untuk Download Mozilla Firefox 5.01.Download di sini

Selasa, 17 Mei 2011

CARA MENGEMBALIKAN SISTEM OPRASI KOMPOTER KEADAAN SEMULAH


Cara Mengembalikan Sistem Operasi ke Keadaan Semula | Deef Freeze Terbaru Free - Pagi sobat semua... Pada kesempatan ini saya akan share tentang deef freeze terbaru. Saya yakin sobat semua yang hoby download software pasti sudah tahu apa itu deef freeze. Bagi sobat yang belum terlalu mengenal deep freeze akan saya share dikit dan mudah-mudahan ga salah :D. Deep freeze adalah software Block restore yang diciptakan untuk menjaga dan mengorganisir files yang ingin di simpan secara permanen, terutama pada Local disk Sytem (biasanya drive C).

Cara kerja deep freeze adalah dengan membekukan semua file pada waktu pertama penginstalan program ini. Bila komputer direstart maka file yang sobat rubah akan kembali ke settingan pertama seperti sebelum di restart. Contoh, misal sobat ingin membekukan drive C yang isinya adalah system operasi. Setelah deep freeze aktif, coba sobat install aplikasi apapun terserah. Kalo sudah terinstall coba restart.... Nah pasti aplikasi yang baru diinstall tadi bakalan hilang. Jadi kalo ingin menginstall program sobat harus mematikan deep freeze ini terlebih dahulu. Dan bukan hanya program, ketika komputer terkena virus, dan komputer kita restart maka virus juga ikut musnah :D. Gimana minat untuk menggunakan deep freeze..!?

Cara Menggunakan Deep Freeze:

1 Instal
2 Selanjutnya pilih partisi hardisk yang akan di freeze(bekukan), (biasanya di C:)2 kemudian klik Install.
4Pilih accept, kemudian next
Klik finish, komputer akan restart.
5Untuk mengatur penggunaan deep freeze, klik yes pada jendela yg muncul, atau tekan Shift dan klik dua kali pada gambar deep freeze di taskbar.
6 Karena password nya belum ada, klik saja OK. 8Lalu Klik tab password untuk memberi password pada deep freeze, kalau sudah klik Ok.
SelesaiKeterangan :

Boot frozen : jika memilih ini, komputer akan tetap di freeze setiap kali boot.
Boot Thawed on Next : komputer akan di unfreeze untuk sekian kali restart, klo pilih 2 maka selama dua kali restart, program deepfreeze akan di non aktifkan atau di unfreeze. Lebih dari 2, computer anda akan di freeze kembali.
Boot Thawed : setelah computer anda restart, computer sobat akan di unfreeze dalam waktu yang tidak terbatas, sampai sobat mensetting kembali. Jadi untuk menonaktifkan: Tahan tombol shift dan klik kiri dua kali pada gambar deep freeze di taskbar > isi password > pilih boot thawed > apply kemudian restart. Tanda deep freeze tidak aktif jika ikon deep freeze muncul tanda silang warna merah.


Silahkan klik link dibawah ini untuk mendownload deef freeze 7.0.0.20.3172 with key (versi terbaru saat ini)DI SINI

CARA MENGOPTIMALKAN KOMPUTER DGN TUNE Up PTILITIES 2011


Mengoptimalkan Komputer dengan TuneUp Utilities 2011 - TuneUp utilities 2011merupakan versi terbaru dari software ini. Dengan menggunakan tuneup utilities 2011 sobat dapat dengan mudah mengoptimalkan komputer sobat, dan memperbaiki baik sistem maupun registry hanya dengan beberapa klik saja. Selain itu masih banyak lagi fitur menarik lainnya pokoknya lengkap....!! Tuneup utilities 2011 merupakan software yang sangat baik, sehingga memudahkan pengguna yang masih baru dalam menggunakan aplikasi ini. Software ini bisa dibilang salah satu software yang wajib di miliki untuk memaksimalkan komputer sobat. Apa yang baru dari TuneUp Utilities 2011 ini..??
Pas pertama kali melihatnya ada sedikit perubahan tampilan, yang jelas jadi lebih menarik dan fresh. Kalau dari fiturnya sih ga jauh-jauh amat dari tuneup utilities 2010 ika sobat berminat mencoba dan mendownload TuneUp Utilities 2011 with keygen silahkan klik link dibawah ini. Selamat mencoba semoga bermanfaat... :DDownload TuneUp Utilities 2011~Download Keygen

TRICK MEMBUAT ALARAM DI KOMPOTER


NgePas | Trik Cara Membuat Alarm di Komputer - Salam... semoga sobat semua selalu dalam keadaan sehat.. amin. Pada kesempatan ini saya akan share bagaimana cara membuat alarm di komputer baik itu windows 7 maupun Xp. Kalau sebelumnya saya telah share Cara Membatasi Waktu Berkomputer atau Mematikan Komputer Secara Otomatis, kali ini ga kalah menariknya, sobat dapat membuat alarm yang super lengkap dimana waktu alarm yang ditentukan tidak hanya satu waktu tapi dapat di setting dalam beberapa waktu yang diinginkan. Langsung yang berminat silahkan ikuti langkah cara membuat alarm di windows berikut ini: Download tool Banshee Screamer DI SINI
Exstract kemudian instal
Setelah diinstal klik option untuk pengaturan
Pada menu alarm, set waktu yang akan ditentukan
Klik new untuk menetukan lebih banyak waktu yang akan ditentukan
Pada kolom reminder isikan dengan kata-kata sebagai pengingat yang akan muncul ketika alarm bunyi
Yang menraik sobat dapat menset bunyi alarm dengan format mp3, dengan mengklik tombol action, kemudian pada jendela yang terbuka pilih "play an mp3 or wave file". Silahkan sobat pilih lagu yang diinginkan kemudian klik ok


Sebenarnya masih banyak fitur menarik dari banshee screamer ini, cuma karena waktu dah larut malam dan mata dah ngantuk tak tertahankan, maka dicukupkan sekian :D Silahkan sobat otak-atik sendiri ya...

Selamat mencoba Trik cara memasang alarm di komputer, semoga bermanfaat...!

Sabtu, 14 Mei 2011

TATA SURYA


Tata Surya[a] adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. Objek-objek tersebut termasuk delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil/katai, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi[b], dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.

Tata Surya terbagi menjadi Matahari, empat planet bagian dalam, sabuk asteroid, empat planet bagian luar, dan di bagian terluar adalah Sabuk Kuiper dan piringan tersebar. Awan Oort diperkirakan terletak di daerah terjauh yang berjarak sekitar seribu kali di luar bagian yang terluar.

Berdasarkan jaraknya dari matahari, kedelapan planet Tata Surya ialah Merkurius (57,9 juta km), Venus (108 juta km), Bumi (150 juta km), Mars (228 juta km), Yupiter (779 juta km), Saturnus (1.430 juta km), Uranus (2.880 juta km), dan Neptunus (4.500 juta km). Sejak pertengahan 2008, ada lima objek angkasa yang diklasifikasikan sebagai planet kerdil. Orbit planet-planet kerdil, kecuali Ceres, berada lebih jauh dari Neptunus. Kelima planet kerdil tersebut ialah Ceres (415 juta km. di sabuk asteroid; dulunya diklasifikasikan sebagai planet kelima), Pluto (5.906 juta km.; dulunya diklasifikasikan sebagai planet kesembilan), Haumea (6.450 juta km), Makemake (6.850 juta km), dan Eris (10.100 juta km).

Enam dari kedelapan planet dan tiga dari kelima planet kerdil itu dikelilingi oleh satelit alami, yang biasa disebut dengan "bulan" sesuai dengan Bulan atau satelit alami Bumi. Masing-masing planet bagian luar dikelilingi oleh cincin planet yang terdiri dari debu dan partikel lain. Banyak hipotesis tentang asal usul Tata Surya telah dikemukakan para ahli, di antaranya :
Pierre-Simon Laplace, pendukung Hipotesis Nebula
Gerard Kuiper, pendukung Hipotesis Kondensasi

Hipotesis Nebula

Hipotesis nebula pertama kali dikemukakan oleh Emanuel Swedenborg (1688-1772)[1] tahun 1734 dan disempurnakan oleh Immanuel Kant (1724-1804) pada tahun 1775. Hipotesis serupa juga dikembangkan oleh Pierre Marquis de Laplace[2] secara independen pada tahun 1796. Hipotesis ini, yang lebih dikenal dengan Hipotesis Nebula Kant-Laplace, menyebutkan bahwa pada tahap awal, Tata Surya masih berupa kabut raksasa. Kabut ini terbentuk dari debu, es, dan gas yang disebut nebula, dan unsur gas yang sebagian besar hidrogen. Gaya gravitasi yang dimilikinya menyebabkan kabut itu menyusut dan berputar dengan arah tertentu, suhu kabut memanas, dan akhirnya menjadi bintang raksasa (matahari). Matahari raksasa terus menyusut dan berputar semakin cepat, dan cincin-cincin gas dan es terlontar ke sekeliling matahari. Akibat gaya gravitasi, gas-gas tersebut memadat seiring dengan penurunan suhunya dan membentuk planet dalam dan planet luar. Laplace berpendapat bahwa orbit berbentuk hampir melingkar dari planet-planet merupakan konsekuensi dari pembentukan mereka.

Hipotesis Planetisimal

Hipotesis planetisimal pertama kali dikemukakan oleh Thomas C. Chamberlin dan Forest R. Moulton pada tahun 1900. Hipotesis planetisimal mengatakan bahwa Tata Surya kita terbentuk akibat adanya bintang lain yang lewat cukup dekat dengan matahari, pada masa awal pembentukan matahari. Kedekatan tersebut menyebabkan terjadinya tonjolan pada permukaan matahari, dan bersama proses internal matahari, menarik materi berulang kali dari matahari. Efek gravitasi bintang mengakibatkan terbentuknya dua lengan spiral yang memanjang dari matahari. Sementara sebagian besar materi tertarik kembali, sebagian lain akan tetap di orbit, mendingin dan memadat, dan menjadi benda-benda berukuran kecil yang mereka sebut planetisimal dan beberapa yang besar sebagai protoplanet. Objek-objek tersebut bertabrakan dari waktu ke waktu dan membentuk planet dan bulan, sementara sisa-sisa materi lainnya menjadi komet dan asteroid.

Hipotesis Pasang Surut Bintang

Hipotesis pasang surut bintang pertama kali dikemukakan oleh James Jeans pada tahun 1917. Planet dianggap terbentuk karena mendekatnya bintang lain kepada matahari. Keadaan yang hampir bertabrakan menyebabkan tertariknya sejumlah besar materi dari matahari dan bintang lain tersebut oleh gaya pasang surut bersama mereka, yang kemudian terkondensasi menjadi planet.[3] Namun astronom Harold Jeffreys tahun 1929 membantah bahwa tabrakan yang sedemikian itu hampir tidak mungkin terjadi.Demikian pula astronom Henry Norris Russell mengemukakan keberatannya atas hipotesis tersebut.

Hipotesis Kondensasi

Hipotesis kondensasi mulanya dikemukakan oleh astronom Belanda yang bernama G.P. Kuiper (1905-1973) pada tahun 1950. Hipotesis kondensasi menjelaskan bahwa Tata Surya terbentuk dari bola kabut raksasa yang berputar membentuk cakram raksasa.

Hipotesis Bintang Kembar

Hipotesis bintang kembar awalnya dikemukakan oleh Fred Hoyle (1915-2001) pada tahun 1956. Hipotesis mengemukakan bahwa dahulunya Tata Surya kita berupa dua bintang yang hampir sama ukurannya dan berdekatan yang salah satunya meledak meninggalkan serpihan-serpihan kecil. Serpihan itu terperangkap oleh gravitasi bintang yang tidak meledak dan mulai mengelilinginya.Sejarah penemuan

Lima planet terdekat ke Matahari selain Bumi (Merkurius, Venus, Mars, Yupiter dan Saturnus) telah dikenal sejak zaman dahulu karena mereka semua bisa dilihat dengan mata telanjang. Banyak bangsa di dunia ini memiliki nama sendiri untuk masing-masing planet.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pengamatan pada lima abad lalu membawa manusia untuk memahami benda-benda langit terbebas dari selubung mitologi. Galileo Galilei (1564-1642) dengan teleskop refraktornya mampu menjadikan mata manusia "lebih tajam" dalam mengamati benda langit yang tidak bisa diamati melalui mata telanjang.

Karena teleskop Galileo bisa mengamati lebih tajam, ia bisa melihat berbagai perubahan bentuk penampakan Venus, seperti Venus Sabit atau Venus Purnama sebagai akibat perubahan posisi Venus terhadap Matahari. Penalaran Venus mengitari Matahari makin memperkuat teori heliosentris, yaitu bahwa matahari adalah pusat alam semesta, bukan Bumi, yang sebelumnya digagas oleh Nicolaus Copernicus (1473-1543). Susunan heliosentris adalah Matahari dikelilingi oleh Merkurius hingga Saturnus.
Model heliosentris dalam manuskrip Copernicus.

Teleskop Galileo terus disempurnakan oleh ilmuwan lain seperti Christian Huygens (1629-1695) yang menemukan Titan, satelit Saturnus, yang berada hampir 2 kali jarak orbit Bumi-Yupiter.

Perkembangan teleskop juga diimbangi pula dengan perkembangan perhitungan gerak benda-benda langit dan hubungan satu dengan yang lain melalui Johannes Kepler (1571-1630) dengan Hukum Kepler. Dan puncaknya, Sir Isaac Newton (1642-1727) dengan hukum gravitasi. Dengan dua teori perhitungan inilah yang memungkinkan pencarian dan perhitungan benda-benda langit selanjutnya

Pada 1781, William Herschel (1738-1822) menemukan Uranus. Perhitungan cermat orbit Uranus menyimpulkan bahwa planet ini ada yang mengganggu. Neptunus ditemukan pada Agustus 1846. Penemuan Neptunus ternyata tidak cukup menjelaskan gangguan orbit Uranus. Pluto kemudian ditemukan pada 1930.

Pada saat Pluto ditemukan, ia hanya diketahui sebagai satu-satunya objek angkasa yang berada setelah Neptunus. Kemudian pada 1978, Charon, satelit yang mengelilingi Pluto ditemukan, sebelumnya sempat dikira sebagai planet yang sebenarnya karena ukurannya tidak berbeda jauh dengan Pluto.

Para astronom kemudian menemukan sekitar 1.000 objek kecil lainnya yang letaknya melampaui Neptunus (disebut objek trans-Neptunus), yang juga mengelilingi Matahari. Di sana mungkin ada sekitar 100.000 objek serupa yang dikenal sebagai Objek Sabuk Kuiper (Sabuk Kuiper adalah bagian dari objek-objek trans-Neptunus). Belasan benda langit termasuk dalam Objek Sabuk Kuiper di antaranya Quaoar (1.250 km pada Juni 2002), Huya (750 km pada Maret 2000), Sedna (1.800 km pada Maret 2004), Orcus, Vesta, Pallas, Hygiea, Varuna, dan 2003 EL61 (1.500 km pada Mei 2004).

Penemuan 2003 EL61 cukup menghebohkan karena Objek Sabuk Kuiper ini diketahui juga memiliki satelit pada Januari 2005 meskipun berukuran lebih kecil dari Pluto. Dan puncaknya adalah penemuan UB 313 (2.700 km pada Oktober 2003) yang diberi nama oleh penemunya Xena. Selain lebih besar dari Pluto, objek ini juga memiliki satelit.
[sunting] Struktur, Komponen utama sistem Tata Surya adalah matahari, sebuah bintang deret utama kelas G2 yang mengandung 99,86 persen massa dari sistem dan mendominasi seluruh dengan gaya gravitasinya.[5] Yupiter dan Saturnus, dua komponen terbesar yang mengedari matahari, mencakup kira-kira 90 persen massa selebihnya.[c]

Hampir semua objek-objek besar yang mengorbit matahari terletak pada bidang edaran bumi, yang umumnya dinamai ekliptika. Semua planet terletak sangat dekat pada ekliptika, sementara komet dan objek-objek sabuk Kuiper biasanya memiliki beda sudut yang sangat besar dibandingkan ekliptika.

Planet-planet dan objek-objek Tata Surya juga mengorbit mengelilingi matahari berlawanan dengan arah jarum jam jika dilihat dari atas kutub utara matahari, terkecuali Komet Halley.

Hukum Gerakan Planet Kepler menjabarkan bahwa orbit dari objek-objek Tata Surya sekeliling matahari bergerak mengikuti bentuk elips dengan matahari sebagai salah satu titik fokusnya. Objek yang berjarak lebih dekat dari matahari (sumbu semi-mayor-nya lebih kecil) memiliki tahun waktu yang lebih pendek. Pada orbit elips, jarak antara objek dengan matahari bervariasi sepanjang tahun. Jarak terdekat antara objek dengan matahari dinamai perihelion, sedangkan jarak terjauh dari matahari dinamai aphelion. Semua objek Tata Surya bergerak tercepat di titik perihelion dan terlambat di titik aphelion. Orbit planet-planet bisa dibilang hampir berbentuk lingkaran, sedangkan komet, asteroid dan objek sabuk Kuiper kebanyakan orbitnya berbentuk elips.

Untuk mempermudah representasi, kebanyakan diagram Tata Surya menunjukan jarak antara orbit yang sama antara satu dengan lainnya. Pada kenyataannya, dengan beberapa perkecualian, semakin jauh letak sebuah planet atau sabuk dari matahari, semakin besar jarak antara objek itu dengan jalur edaran orbit sebelumnya. Sebagai contoh, Venus terletak sekitar sekitar 0,33 satuan astronomi (SA) lebih dari Merkurius[d], sedangkan Saturnus adalah 4,3 SA dari Yupiter, dan Neptunus terletak 10,5 SA dari Uranus. Beberapa upaya telah dicoba untuk menentukan korelasi jarak antar orbit ini (hukum Titus-Bode), tetapi sejauh ini tidak satu teori pun telah diterima.

Hampir semua planet-planet di Tata Surya juga memiliki sistem sekunder. Kebanyakan adalah benda pengorbit alami yang disebut satelit, atau bulan. Beberapa benda ini memiliki ukuran lebih besar dari planet. Hampir semua satelit alami yang paling besar terletak di orbit sinkron, dengan satu sisi satelit berpaling ke arah planet induknya secara permanen. Empat planet terbesar juga memliki cincin yang berisi partikel-partikel kecil yang mengorbit secara serempak.
[sunting] Terminologi

Secara informal, Tata Surya dapat dibagi menjadi tiga daerah. Tata Surya bagian dalam mencakup empat planet kebumian dan sabuk asteroid utama. Pada daerah yang lebih jauh, Tata Surya bagian luar, terdapat empat gas planet raksasa.[6] Sejak ditemukannya Sabuk Kuiper, bagian terluar Tata Surya dianggap wilayah berbeda tersendiri yang meliputi semua objek melampaui Neptunus.[7]

Secara dinamis dan fisik, objek yang mengorbit matahari dapat diklasifikasikan dalam tiga golongan: planet, planet kerdil, dan benda kecil Tata Surya. Planet adalah sebuah badan yang mengedari matahari dan mempunyai massa cukup besar untuk membentuk bulatan diri dan telah membersihkan orbitnya dengan menginkorporasikan semua objek-objek kecil di sekitarnya. Dengan definisi ini, Tata Surya memiliki delapan planet: Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, dan Neptunus. Pluto telah dilepaskan status planetnya karena tidak dapat membersihkan orbitnya dari objek-objek Sabuk Kuiper.[8] Planet kerdil adalah benda angkasa bukan satelit yang mengelilingi matahari, mempunyai massa yang cukup untuk bisa membentuk bulatan diri tetapi belum dapat membersihkan daerah sekitarnya.[8] Menurut definisi ini, Tata Surya memiliki lima buah planet kerdil: Ceres, Pluto, Haumea, Makemake, dan Eris.[9] Objek lain yang mungkin akan diklasifikasikan sebagai planet kerdil adalah: Sedna, Orcus, dan Quaoar. Planet kerdil yang memiliki orbit di daerah trans-Neptunus biasanya disebut "plutoid".[10] Sisa objek-objek lain berikutnya yang mengitari matahari adalah benda kecil Tata Surya.[8]

Ilmuwan ahli planet menggunakan istilah gas, es, dan batu untuk mendeskripsi kelas zat yang terdapat di dalam Tata Surya. Batu digunakan untuk menamai bahan bertitik lebur tinggi (lebih besar dari 500 K), sebagai contoh silikat. Bahan batuan ini sangat umum terdapat di Tata Surya bagian dalam, merupakan komponen pembentuk utama hampir semua planet kebumian dan asteroid. Gas adalah bahan-bahan bertitik lebur rendah seperti atom hidrogen, helium, dan gas mulia, bahan-bahan ini mendominasi wilayah tengah Tata Surya, yang didominasi oleh Yupiter dan Saturnus. Sedangkan es, seperti air, metana, amonia dan karbon dioksida,[11] memiliki titik lebur sekitar ratusan derajat kelvin. Bahan ini merupakan komponen utama dari sebagian besar satelit planet raksasa. Ia juga merupakan komponen utama Uranus dan Neptunus (yang sering disebut "es raksasa"), serta berbagai benda kecil yang terletak di dekat orbit Neptunus.[12]

Istilah volatiles mencakup semua bahan bertitik didih rendah (kurang dari ratusan kelvin), yang termasuk gas dan es; tergantung pada suhunya, 'volatiles' dapat ditemukan sebagai es, cairan, atau gas di berbagai bagian Tata Surya,
Di zona planet dalam, Matahari adalah pusat Tata Surya dan letaknya paling dekat dengan planet Merkurius (jarak dari matahari 57,9 × 106 km, atau 0,39 SA), Venus (108,2 × 106 km, 0,72 SA), Bumi (149,6 × 106 km, 1 SA) dan Mars (227,9 × 106 km, 1,52 SA). Ukuran diameternya antara 4.878 km dan 12.756 km, dengan massa jenis antara 3,95 g/cm3 dan 5,52 g/cm3.

Antara Mars dan Yupiter terdapat daerah yang disebut sabuk asteroid, kumpulan batuan metal dan mineral. Kebanyakan asteroid-asteroid ini hanya berdiameter beberapa kilometer (lihat: Daftar asteroid), dan beberapa memiliki diameter 100 km atau lebih. Ceres, bagian dari kumpulan asteroid ini, berukuran sekitar 960 km dan dikategorikan sebagai planet kerdil. Orbit asteroid-asteroid ini sangat eliptis, bahkan beberapa menyimpangi Merkurius (Icarus) dan Uranus (Chiron).

Pada zona planet luar, terdapat planet gas raksasa Yupiter (778,3 × 106 km, 5,2 SA), Uranus (2,875 × 109 km, 19,2 SA) dan Neptunus (4,504 × 109 km, 30,1 SA) dengan massa jenis antara 0,7 g/cm3 dan 1,66 g/cm3.

Jarak rata-rata antara planet-planet dengan matahari bisa diperkirakan dengan menggunakan baris matematis Titus-Bode. Regularitas jarak antara jalur edaran orbit-orbit ini kemungkinan merupakan efek resonansi sisa dari awal terbentuknya Tata Surya. Anehnya, planet Neptunus tidak muncul di baris matematis Titus-Bode, yang membuat para pengamat berspekulasi bahwa Neptunus merupakan hasil tabrakan kosmis

Matahari adalah bintang induk Tata Surya dan merupakan komponen utama sistem Tata Surya ini. Bintang ini berukuran 332.830 massa bumi. Massa yang besar ini menyebabkan kepadatan inti yang cukup besar untuk bisa mendukung kesinambungan fusi nuklir dan menyemburkan sejumlah energi yang dahsyat. Kebanyakan energi ini dipancarkan ke luar angkasa dalam bentuk radiasi eletromagnetik, termasuk spektrum optik.

Matahari dikategorikan ke dalam bintang kerdil kuning (tipe G V) yang berukuran tengahan, tetapi nama ini bisa menyebabkan kesalahpahaman, karena dibandingkan dengan bintang-bintang yang ada di dalam galaksi Bima Sakti, matahari termasuk cukup besar dan cemerlang. Bintang diklasifikasikan dengan diagram Hertzsprung-Russell, yaitu sebuah grafik yang menggambarkan hubungan nilai luminositas sebuah bintang terhadap suhu permukaannya. Secara umum, bintang yang lebih panas akan lebih cemerlang. Bintang-bintang yang mengikuti pola ini dikatakan terletak pada deret utama, dan matahari letaknya persis di tengah deret ini. Akan tetapi, bintang-bintang yang lebih cemerlang dan lebih panas dari matahari adalah langka, sedangkan bintang-bintang yang lebih redup dan dingin adalah umum.[13]

Dipercayai bahwa posisi matahari pada deret utama secara umum merupakan "puncak hidup" dari sebuah bintang, karena belum habisnya hidrogen yang tersimpan untuk fusi nuklir. Saat ini Matahari tumbuh semakin cemerlang. Pada awal kehidupannya, tingkat kecemerlangannya adalah sekitar 70 persen dari kecermelangan sekarang.[14]

Matahari secara metalisitas dikategorikan sebagai bintang "populasi I". Bintang kategori ini terbentuk lebih akhir pada tingkat evolusi alam semesta, sehingga mengandung lebih banyak unsur yang lebih berat daripada hidrogen dan helium ("metal" dalam sebutan astronomi) dibandingkan dengan bintang "populasi II".[15] Unsur-unsur yang lebih berat daripada hidrogen dan helium terbentuk di dalam inti bintang purba yang kemudian meledak. Bintang-bintang generasi pertama perlu punah terlebih dahulu sebelum alam semesta dapat dipenuhi oleh unsur-unsur yang lebih berat ini. Bintang-bintang tertua mengandung sangat sedikit metal, sedangkan bintang baru mempunyai kandungan metal yang lebih tinggi. Tingkat metalitas yang tinggi ini diperkirakan mempunyai pengaruh penting pada pembentukan sistem Tata Surya, karena terbentuknya planet adalah hasil penggumpalan metal.

SATELIT

Satelit adalah benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu. Ada dua jenis satelit yakni satelit alam dan satelit buatan. Sisa artikel ini akan berkisar tentang satelit buatan.



Satelit buatan manusia pertama adalah Sputnik 1, diluncurkan oleh Soviet pada tanggal 4 Oktober 1957, dan memulai Program Sputnik Rusia, dengan Sergei Korolev sebagai kepala disain dan Kerim Kerimov sebagai asistentnya. Peluncuran ini memicu lomba ruang angkasa (space race) antara Soviet dan Amerika.

Sputnik 1 membantuk mengidentifikasi kepadatan lapisan atas atmosfer dengan jalan mengukur perubahan orbitnya dan memberikan data dari distribusi signal radio pada lapisan ionosphere. Karena badan satelit ini diisi dengan nitrogen bertekanan tinggi, Sputnik 1 juga memberi kesempatan pertama dalam pendeteksian meteorit, karena hilangnya tekanan dalam disebabkan oleh penetrasi meteroid bisa dilihat melalui data suhu yang dikirimkannya ke bumi.

Sputnik 2 diluncurkan pada tanggal 3 November 1957 dan membawa awak mahluk hidup pertama ke dalam orbit, seekor anjing bernama Laika.

Pada bulan Mei, 1946, Project Rand mengeluarkan desain preliminari untuk experimen wahana angkasa untuk mengedari dunia, yang menyatakan bahwa, "sebuah kendaraan satelit yang berisi instrumentasi yang tepat bisa diharapkan menjadi alat ilmu yang canggih untuk abad ke duapuluh". Amerika sudah memikirkan untuk meluncurkan satelit pengorbit sejak 1946 dibawah Kantor Aeronotis angkatan Laut Amerika (Bureau of Aeronautics of the United States Navy). Project RAND milik Angkatan Udara Amerika akhirnya mengeluarkan laporan diatas, tetapi tidak mengutarakan bahwa satelit memiliki potensi sebagai senjata militer; tetapi, mereka menganggapnya sebagai alat ilmu, politik, dan propaganda. Pada tahun 1954, Sekertari Pertahanan Amerika menyatakan, "Saya tidak mengetahui adanya satupun program satelit Amerika."

Pada tanggal 29 Juli 1955, Gedung Putih mencanangkan bahwa Amerika Serikat akan mau meluncurkan satelit pada musim semi 1958. Hal ini kemudian diketahui sebagai Project Vanguard. Pada tanggal 31 July, Soviets mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan satelit pada musim gugur 1957.

Mengikuti tekanan dari American Rocket Society (Masyarakat Roket America), the National Science Foundation (Yayasan Sains national), and the International Geophysical Year, interest angkatan bersenjata meningkat dan pada awal 1955 Angkatan Udara Amerika dan Angkatan Laut mengerjai Project Orbiter, yang menggunakan wahana Jupiter C untuk meluncurkan satelit. Proyek ini berlangsung sukses, dan Explorer 1 menjadi satelit Amerika pertama pada tanggal 31 januari 1958.

Pada bulan Juni 1961, tiga setengah tahun setelah meluncurnya Sputnik 1, Angkatan Udara Amerika menggunakan berbagai fasilitas dari Jaringan Mata Angkasa Amerika (the United States Space Surveillance Network) untuk mengkatalogkan sejumlah 115 satelit yang mengorbit bumi.

Satelit buatan manusia terbesar pada saat ini yang mengorbit bumi adalah Station Angkasa Interasional (International Space Station). 'Teks miringTeks tebal

Selasa, 10 Mei 2011

CARA MENGUBAH WINDOWS 7 SEPERTI WINDOWS 8

Kita semua tahu bahwa Windows 8 sedang dalam pembangunan dan banyak fitur menarik telah terungkap pada Windows 8 seperti tema baru Lite Aero, User Picture Tile pada System Tray, fitur Auto-Colorization, dll.

Meskipun user interface Windows 8 belum sempurna dan masih akan terus ditingkatkan pada versi selanjutnya, teman kita “hameddanger” telah menciptakan sebuah transformasi pack, Windows 8 Skin Pack untuk pengguna Windows 7.

Windows 8 Skin Pack membuat beberapa perubahan pada Windows 7, yaitu:

Windows theme
User picture tile
Aero auto-colorization
Wallpaper
Login screen

silahkan Download di semogah bermanfaat

Jumat, 06 Mei 2011

DOWNLOAD INSTAL AND RUN ANDROID EMULATOR

In this tutorial we are going to learn how to install any given Android application in Android emulator. i will help you to setup the android 1.1 and 1.5 emulator.

You must have java installed on your machine before installing the Android emulator.

Install Java from here: Go to java.com http://www.blogger.com/to%20http://www.java.com/en/download/installed.jspand install to java.

If you already installed java or recently then you must know that the version of Java installed on your machine is correct or not.

Test installed java from here: Go java.com to check whether you have correct version of java installed or not. If you fine that correct version is not installed then follow the instruction provided in page and install the correct version of java.

After completion of java installation successfully follow below steps to install the Android emulator.


download the android emulator

Android emulator comes with Android sdk.You can download latest sdk from:android.com

How to install android emulator

Downloaded android sdk will be in compressed format.Uncompressed it to the desired location [e.g. C:\Emulator]and you are done.

Android sdk commands for emulator

Launch the command prompt: Start>Run>Cmd.Locate the emulator.exe path where the android got installed, in this case go to C:\Emulator directory and navigate to tools directory e.g:C:\Emulator\Android\android-sdk-windows-1.5_r2\tools where emulator.exe is present.Navigate to tools directory path in command prompt like shown below.

Type: Emulator.exe -help and execute it. You will find the list of the useful commands related to emulator usage.

* Type: Android -h and execute it. You will find the list of the useful commands related to Android usage.

android virtual device

Android virtual device is the emulator that we are going to create based on the specific platform of android
.E.g. Android1.1, Abdroid1.5, Android2.0 etc.

* Type: Emulator.exe -help-virtual-device and execute it for more information about android virtual device.

setup the Android virtual device

This is the command format to create the android virtual device: android create avd -n [UserDefinedNameHere] -t [1 or 2 or 3 etc. based on which android platform you want to create]

* If you want to create android virtual device based on Android1.1 platform then type:android create avd -n MyAndroid1 -t 1
* If you want to create android virtual device based on Android1.5 platform then type:android create avd -n MyAndroid2 -t 2
* After executing one of the above command you will be prompted for the message like below to create custom hardware profile. Type no if you don't want to create custom hardware profile.

* Now after successful setup of android virtual device you will be prompted message like this depending on what platform android virtual device is created:"Created AVD 'MyAndroid1' based on Android1.1 or Created AVD 'MyAndroid2' based on Android1.5"

list of created android virtual devices

Type: Android list avd : This command will display the list of the created android virtual devices as shown in below screen shot.

launch created android virtual device or emulator

A: Type:emulator.exe -avd [name of the emulator created] : In our case type:emulator.exe -avd MyAndroid1 or emulator.exe -avd MyAndroid2

Now you can see the emulator launched as below. Wait some time to get it initialized , ignore any error message if it appears if it is not blocking,It will also get the Internet connection automatically so you do not need to do anything to surf Internet in emulator. Now you are ready to start you application on emulator !

CARA INSTALL WINDOWS 7 LEWAT FLASHDISK

Mungkin teman - teman ada yang lagi pingin install windows 7? kalo tutorial install windows 7 lewat dvd memang banyak. Tapi gimana kalo kita punya software nya aja dan flashdisk, gak punya dvd? Gimana cara install windows 7 dengan flashdisk? Nah, ini kartolo berikan trik dan tutorial install windows 7 lewat flashdisk. Semoga bisa membantu.

Yang perlu disiapkan:

flashdrive (flashdisk) min 4gb
daemon tool / virtual drive buat mount *.iso win7 / dvd win 7
cmd vista / win7 . kalo xp flash drivenya ga kedetect


lalu, buka cmd > run as administrator

PART 1

ketik

diskpart



untuk liat ada disk apa aja ketik

list disk



Nanti keliatan ada disk apa aja. Kemudian pilih flash disk ente dengan asumsi disk 1 adalah flashdisk kita.

select disk 1



hapus semua data dan konfigurasi pada flashdisk dengan mengetik

clean



Kemudian buat partisi baru

create partition primary



karena cuma bikin 1 partisi, langsung pilih partisi tadi

select partition 1



lalu aktifkan dengan

active



setelah itu, format dengan filesystem NTFS

format fs=NTFS



mount partisi tersebut

assign



keluar dari diskpart

exit




PART 2

pindah ke drive yg mount dvd windows 7; asumsikan drive g:

g:

cd g:boot



install bootsector ; asumsikan i: drive flashdisk

bootsect /nt60 i:



stelah itu, kopi semua file yg ada di drive yg mount dvd win 7 tadi.

nb: tidak bisa dipakai buat repair boot windows 7 yg rusak, nanti boot flashdrive nya juga malah rusak.

Selesai deh. Dengan begitu kita bisa menginstall windows 7 seperti biasa.
Udah, segitu aja tutorial install windows 7 dengan flashdisk. Semoga bisa membantu.

TIPS N TRIK KONEKSI INTERNET

Tips Trik Koneksi Internet

Berikut ini adalah kumpulan software-software lain seputar koneksi internet yang dulu pernah saya informasikan untuk melengkapi informasi sebelumnya tentang software untuk mengoptimalkan koneksi internet dan software untuk memonitor bandwidth koneksi internet.

NetCost, berfungsi mengontrol pemakaian pulsa internet.
Traffic Compressor, berfungsi melakukan kompresi data saat kita melakukan proses download dan upload.
Connection Keeper, berfungsi menjaga koneksi internet dengan auto dial.
NetCheck, berfungsi melakukan cek status koneksi internet dan server website.
Desktop Pinger, berfungsi sama dengan NetCheck, yaitu melakukan cek status koneksi internet dan status server website.
Pingo, sama dengan NetCheck dan Desktop Pinger, yaitu mengetahui status koneksi internet.
Winping, melakukan pengujian status koneksi internet, sama seperti 3 program sebelumnya di atas.
DialUpMon, berfungsi mengatur waktu koneksi internet.
NetSNSOR, berfungsi memonitor status koneksi internet.

Itu tadi beberapa software-software lain tentang koneksi internet, jika nantinya ada informasi lain tentang software berkaitan dengan koneksi internet akan saya update di sini.

PING INTERNET

Ngomong-ngomong soal Ping, pada tulisan terdahulu saya pernah menulis tentang salah satu manfaat dari nge-Ping tersebut, juga tentang Pingtest.net dan NetCheck yang menguji kualitas koneksi internet kita. Untuk melengkapi informasi seputar ping ini, berikut ada software lain yang bisa kita gunakan untuk melakukan ping ke webserver tertentu (terutama buat yang seneng main game online, software ini bisa cukup membantu).

Software tersebut adalah Desktop Pinger, fungsi dasar dari software ini sendiri adalah melakukan ping ke server tertentu sesuai keinginan kita. Untuk penggunaannya pun cukup mudah, karena tidak perlu diinstall (bisa langsung dijalankan/portabel) dan tidak perlu melakukan banyak seting.

Berikut informasi singkat tentang penggunaan Desktop Pinger. Kita cukup memasukkan alamat url dari webserver yang ingin kita ping dan tekan Enter (atau tekan ikon lonceng) untuk memulai proses ping. Jika ping berjalan lancar alias tidak ada permasalahan baik pada koneksi kita atau pada server yang dituju, maka akan muncul Reply dari server yang bersangkutan berikut alamat IP dari server tersebut (berwarna hijau). Sebaliknya jika ada permasalahan baik pada koneksi internet kita atau pada server, maka yang muncul adalah name not found (warna merah) atau bisa juga kita akan dilarikan ke alamat IP OpenDNS (jika kita menggunakan IP DNS 208.67.222.222 dan 208.67.220.220).
Untuk membantu memudahkan kita dalam melakukan ping dengan Desktop Pinger, kita bisa menyimpan alamat-alamat IP dari server yang biasa kita ping, dengan menekan ikon catatan yang ada di samping ikon lonceng. Untuk menambahkan baris baru pada kolom daftar alamat IP kita tekan tombol panah ke bawah di keyboard, selanjutnya isi alamat IP dan nama dari servernya. Alamat IP yang kita isikan tersebut otomatis akan tersimpan (setelah kita menutup Desktop Pinger), dan Desktop Pinger akan membuat file baru (deskping.txt) pada folder yang sama dimana kita menyimpan file Desktop Pinger.File deskping.txt ini sendiri berisi list IP dari server dan nama server, dari file ini pun kita bisa menambahkan IP lain dengan format penulisan yang sama dan otomatis saat kita membuka Desktop Pinger, alamat yang kita tambahkan dalam deskping.txt tadi akan terbaca oleh Desktop Pinger.Untuk informasi lebih lanjut dan mendownload Desktop Ping ini bisa dilihat di Software Download. Demikian informasi singkat tentang Desktop Ping ini, semoga bermanfaat.
Bookmark and Share

CARA MEMPERCEPAT KONEKSI INTERNET




Tes kecepatan koneksi internet dengan Auto Speed Tester
Menambah informasi tentang cara mengetahui kecepatan koneksi internet yang pernah saya tulis sebelumnya seperti Speedtest, Networx, Bitmeter, Rokario, dan software lainnya (Beberapa cara untuk mengetahui kecepatan koneksi internet), berikut ini ada sebuah program gratisan (freeware) lain yang memiliki fungsi sama, yaitu untuk mengetahui kecepatan koneksi internet. Software tersebut adalah JD’s Auto Speed Tester (JD = JackDinn’s).

JD’s Auto Speed Tester ini berfungsi untuk mengetahui kecepatan koneksi internet (download dan upload) secara berkala, karena kecepatan koneksi internet itu sendiri tidak selalu stabil pada kecepatan tertentu. Dengan JD’s Auto Speed Tester ini kita bisa melihat perubahan kecepatan koneksi internet kita, karena DJ’s Auto Speed Tester ini akan melakukan test kecepatan secara otomatis sesuai dengan waktu yang telah kita tentukan.

Untuk bisa menggunakan JD’s Auto Speed Tester ini kita perlu melakukan mengkonfigurasi awal melalui menu Config’s. Pada bagian konfigurasi (JDast Configuration) ini kita masuk ke tab menu Download. Di sini kita menentukan dasar perhitungan kecepatan download, apakah menggunakan Measure Time (file yang digunakan untuk menguji ukurannya tetap, dan waktu yang menyesuaikan) atau Measure Quantity (waktu yang digunakan tetap, dan bersar yang menyesuaikan waktu).

Dalam contoh saya menggunakan pilihan Measure Time dengan besaran file untuk tes adalah 1 MB. Untuk server yang akan kita gunakan sebagai patokan tes, bisa kita pilih sesuai dengan pilihan server yang telah disediakan (Main Test File URL), atau bisa juga kita menambahkan url tertentu dalam daftar yang ada melalui Edit Main Test File URL List (kemudian pilih Add). Setelah selesai klik tombol OK. Selanjutnya kita bisa melakukan tes kecepatan dengan menekan Run Test pada panel utama JD’s Auto Speed Tester dan tunggu hingga proses tes yang berjalan selesai.

Dalam contoh di atas, kecepatan koneksi internet saya adalah 45 Kb/s untuk download, 38 Kb/s untuk upload, ping time 272 ms, packet loss 1%, jitter 49 ms.

Seperti saya informasikan sebelumnya di atas, bahwa JD’s Auto Speed Tester ini akan melakukan tes secara berkala dalam waktu tertentu, dan waktu tes itu sendiri dapat kita atur melalui Cycle Time (dalam satuan menit) di bagian kanan atas panel utama. Dalam contoh saya isi dengan 10 (tes kecepatan akan dilakukan per 10 menit), hasil dari masing tes itu sendiri akan ditampilkan dalam grafik. Warna hijau menunjukkan kecepatan download, biru menunjukkan kecepatan upload, merah menunjukkan ping time, ungu untuk packet loss, dan kuning untuk jitter time (warna ini bisa diubah dan diatur kembali melalui Colour Picker dalam menu Graph View Options.

Dengan informasi yang tersedia dalam tabel dan grafik di atas kita bisa mengetahui perubahan kecepatan koneksi internet kita, dan dari sini kita juga bisa mengetahui kapan (jam berapa) kecepatan koneksi internet kita paling tinggi dan sebaliknya kapan koneksi internet kita paling lambat.

Demikian temen-temen informasi singkat tentang JD’s Auto Speed Tester. Untuk mendownload aplikasi ini bisa dilihat di Freeware.

Jangan lupa baca juga cara lain mengetahui kecepatan koneksi internet di tulisan “Beberapa cara untuk mengetahui kecepatan koneksi internet”. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
Bookmark and Share

BERITA FACEBOOK

Ortu Harus Yakinkan Anak Jangan Percaya Kunci Jawaban UN via FB
Baban Gandapurnama - detikBandung

Bandung - Dinas Pendidikan Jawa Barat meminta orang tua untuk lebih mengawasi kesiapan anak-anaknya yang hendak ikut Ujian Nasional (UN) tingkat SD, Senin (9/5/2011). Orang tua diminta untuk meyakinkan anak agar tak percaya dengan beredarnya kunci jawaban palsu via perangkat teknologi dan situs jejaring sosial

"Anak SD sekarang sudah dibekali handphone. Juga punya akun Facebook dan Twitter. Kalau ada mirip kunci jawaban beredar jelang atau saat UN, maka orang tua harus menyampaikan dan meyakinkan anaknya supaya jangan percaya," ujar Sekretaris UN Provinsi Jabar Dede Hasan Kurniadi.

Demikian disampaikan Dede yang juga menjabat Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Jabar saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (6/5/2011).

Kebocoran soal, kata Dede, tidak mungkin terjadi. Sebab, pengawasannya sangat ketat. Mulai dari distribusi soal hingga pembagian soal saat pelaksanaan UN diawasi tim pengawas dan aparat kepolisian.

"Yang terpenting saat ini, peserta harus mempersiapkan mental dan menjaga kesehatan untuk menghadapi UN. Bimbingan orang tua sangat membantu anaknya agar siap menjalani UN dengan cermat dan teliti," tutup Dede.

(bbn/ern)

Kamis, 05 Mei 2011

CARA DAFTAR BLOG

“INTERNET”,sebuah dunia yang tidak asing lagi bagi sebagian besar orang di dunia ini. Dalam keseharian kita, dengan sangat mudah kita mengkonsumsi (menggunakan) internet untuk berbagai keperluan kita sehari-hari. Mulai dari Browsing,Chatting, Bloging,buka faceboo,friendster,live conector, dll. Namun rasanya belum lengkap bagi seorang netter(pemakai internet) kalau belum punya blog.
Blog sendiri awal mulanya hanya digunakan sebagai diary saja, namun seiring perkembangan jaman, blog digunakan untuk berbagai keperluan sehari-hari, mulai sebagai ,tempat berbagi ilmu,media promosi hingga digunakan untuk internet marketing.

Aduh…! dari tadi ngomongin opo sech? Kapan mau buat blognya?
Oke dech, langsung saja.

Sebelum membuat blog kita harus tau siapa saja penyedia blog tersebut. “Emang ada siapa saja? Terus ada yang GRATIZ ga?” ada banyak penyedia blog di dunia ini termasuk yang GRATISAN, seperi blogger.com/blogspot.com, wordpress.com, dll.

Cara membuat blog yang paling mudah bagi para newbie(pemula) adalah menggunakan fasilitas BlogSpot / Blogger. BlogSpot adalah fasilitas yang diberikan secara gratis oleh google dan sangat banyak penggunanya.hal ini disebabkan karena kemudahan untuk membuat, mengedit, dan mengotak-atiknya. Berikut ini cara membuat membuat blog di blogspot.

1. Buka situs www.blogger.com


2. Registrasi Google Account
Untuk menggunakan fasilitas blogspot, kita harus mendaftar Google Account terlebih dahulu, caranya sangat mudah. Dari halaman depan Blogger.com , klik tanda panah yang bertuliskan "Ciptakan Blog Anda Sekarang", dan kemudian akan muncul halaman registrasi. Anda diminta untuk mengisi form pendaftaran google account.


Bila sudah selesai klik tanda panah “Lanjutkan”.

3. Membuat identitas blog.
Setelah registrasi google account selesai, kita akan di minta lagi untuk memilih judul dan alamat(url) blogspot yang kita inginkan.

Bila sudah selesai klik tanda panah “Lanjutkan”.

4. Memilih template (tampilan blog)
Langkah selanjutnya adalah memilih template / tampilan blog. Blogspot menyediakan beberapa template sederhana yang bisa langsung kita pakai. Pilih saja salah satu yang kita sukai.


Bila sudah selesai klik tanda panah “Lanjutkan”.

Note: jika suatu saat kita ingin menggantinya, itu sangat mudah.klik disini untuk panduan memper-indah template.
5. Mengisi blog (Posting)
Seletah memilih template blog, kita akan dibawa ke sebuah jendela yang akan digunakan untuk mengisi posting pertama. isi posting tersebut dengan posting kita, bisa tentang apa saja.


Pada kotak di depan kata “Judul” tulis judul posting kita, misalkan “Ini posting pertama gue”.

Terus pada kotak berikutnya(kotak gede) isi dengan postingan kita.

Pada kotak “Label untuk posting ini” ketikan untuk label postingan kita, misalnya:”posting pertama,tulisan pertama”, dll.

Terus untuk penggunaan tool lainnya saya rasa tidak perlu dijelaskan lagi, soalnya sudah biasa di gunakan pada software lain,seperti,ms word,ms excel,dll.

6. Terus klik tombol”MEMPUBLIKASIKAN POSTING“

7. Selesai dech. Untuk melihat blog anda “Lihat Blog(di jendela baru)”.

Saya mohon maaf atas segala kekurangan blog ini. Untuk kritik, saran, komentar silahkan poskan komentar anda pada kotak komentar dibawah.

Diposkan oleh go2usman di 20:09 0 komentar Link ke posting ini
Label: ciptakan blog
Manfaatkan google donk!!
Internet merupakan sumber dari segala berita yang up to date setiap hari. Maka tidak heran kalau orang2 bilang di internet biasa mencari segala suatu berita atau hal lainnya dengan menggunakan seacrch engine:seperti google

, yahoo, altavista, dll. Sebagian besar manusia yang nge-net adalah browsing, terutama orang2 pemula yang segala tidak tahu.
Memang benar, dengan googling kita bisa menemukan berbagai hal di internet. tapi tidak sedikit orang yang tersesat ke halaman web/blog yuang tidak sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Salah satu pernyebabnya karena minimnya pengetahuan mereka pada teknik SEO(search Engine Optimazation) . Apa itu teknik SEO? teknik SEO adalah teknik memanfaatkan mesin pencari agar kita bisa mendapatkan apa yang kita cari dengan benar.
Ada beberapa teknik yang biasa digunakan sesuai kebutuhan yaitu sebagai berikut:

tetukan keyword secara spesifik. Maksudnya adalah menggunakan kata yang lebih khusus ketimbang yang lebih umum.Contoh kata "kriminalitas di kota jakarta".kata kriminalitas merupakan kata yang lebih umum ketimbang kata pencopertan, pembunuhan, pemerkosaan,dll.
Mengunakan tanda petik pada satu prasa, seperti prasa "cari duit dari internet" maka hasil pencarian hanya akan muncul halaman web/blog yang mengadung frasa tersebut.
Menggunakan penyambung AND. kata AND digunakan apabila ingin mencari dua atau lebih kata/frasa dalam satu halaman, contoh internet AND uang atau "mencari uang" AND "internet marketing".tapi inget kata AND harus huruf kapital semuanya, jika tidak maka pencarian akan biasa saja.
Tentukan jenis file yang kita inginkan dengan menggunakan format filetype: , contoh keyword : "cara membuat Blog" filetype:doc. >>>>>doc (ms word), xls (ms. Excel), dan yang lainnya anda bisa cari sendiri.
Menetukan kata dari web/blog mana yang kita inginkan dengan menggunakan site: contoh: "pembunuhan di jakarta" site:www.compas.com .maka halaman yang muncul hanya dari web kompas saja.

Oke.hanya ini saja yang bisa saya posting untuk saat ini.Selamat bersenang-senang dengan pencarian anda.
"semoga kita semua menjadi orang yang sukses".amin

SISTEM KOORDINAT

SISTEM KOORDINAT
Pada dasarnya yang dimaksud dengan system koordinat adalah suatu system yang digunakan untuk menyatakan suatu posisi atau titik baik dalam dua dimensi ataupun dalam tiga dimensi. System koordinat didefinisikan dengan menspesifikasi tiga parameter, yaitu:
1. Lokasi titik asal ( titik nol ) dari system koordinat
2. Orientasi dari sumbu – sumbu koordinat
3. Besaran( kartesian, kurvalinear) yang digunakan untuk mendefinisikan posisi suatu titik dalam istem koordinat tersebut.

Sistem Koordinat
Secara umum system koordinat dapat dikelompokkan dalam tiga klasifikasi utama, yaitu:
1. System koordinat terrestrial
2. System koordinat selestial
3. System koordinat orbital
Pengelompokan system koordinat dapat dilakukan berdasarkan kriteria – kriteria tertentu, yaitu:
1. Lokasi titik nol
i) Geosentrik (lokasi titik nol terletak di pusat bumi)
ii) Toposentrik (lokasi titik nol terletak di permukaan bumi)
iii) Heliosentrik (lokasi titik nol terletak di pusat bumi)

2. Orientasi sumbu
i) Terikat bumi (earth-fix)
ii) Terikat langit (space-fix)
3. Besaran koordinat
i) Jarak (kartesian (X,Y,Z))
ii) Sudut dan jarak (geodetic(λ,ɸ,h))
Pada dasarnya ada tiga system referensi kooedinat yang banyak digunakan dalam bidang geodesi satelit, yaitu:
1. CIS (Conventional Inertial System)
2. CTS (Conventional Terrestrial System)
3. Ziztem ellipsoid
Sistem koordinat referensi CIS
CIS merupakan system koordinat yang terikat referensi yang terikat langit. Dalam ilmu geodesi system koordinat ini digunakan untuk menentukan posisi dan pendeskripsian pergerakan satelit. Karena tidak terikat dengan bumi, maka system koordinat ini tidak terikat atau ikut bumi berotasi, naumun hanya ikut berevolusi mengelilingi matahari dan bergarak dalam system tata surya.
Karakteristik system koordinat ini antara lain:
1. Titik nol dari system koordinat adalah pusat bumi dan sumbu-sumbu system koordinatnya terikat dengan langit.
2. Sumbu X mengarah ke titik semi (vernal equinox) paada epok standar J 2000.0 dan terletak pada bidang ekuator bumi.
3. Sumbu Y tegak lurus dengan sumbu X dan Z, dan membentuk system koordinat tangan kanan ( right-handed system).

Sistem koordinat referensi CIS
Sistem Koordinat CTS
System koordinat CTS merupakan sistem koordinat dimana sumbu-sumbunya terikat bumi. Dalam geodesi stelit , system koordinat ini digunakan sebagai pendiskripsian titik dan pergeserannya di permukaan bumi. Karena terikat terhadap bumi, system koordinat ini ikut berotasi dan berevolusi dengan bumi.
System koordinat CTS mempunyai karakteristik sebagai berikut:
1. Titik nol dari system koordinat adalah pusat bumi dan sumbu-sumbu system koordinatnya terikat dengan bumi.
2. Sumbu X mengarah ke bidang meridian Green wich (meridian nol) dan terletak pada bidang equator bumi.
3. Sumbu Y tegak lurus dengan sumbu X dan Z, dan membentuk system koordinat tangan kanan ( right-handed system).
Meridian
green wich
Pusat bumi
Bidan ekuator bumi
Sumbu X
CTP(conventional terrestrial pole)
Sumbu Y






Sistem koordinat referensi CTS
Sistem Koordinat Referensi Ellipsoid
Karakterisik system koordinat ellipsoid antara lain:
1. Titik nol dari sistem koordinat adalah pusat ellipsoid
2. Sumbu X berada dalam bidang meridian nol dan terletak dalam bidang equator ellipsoid
3. Sumbu Z berimpit dengan sumbu pendek ellipsoid
4. Sumbu y tegak lurus dengan sumbu X dan sumbu Z, dan membentuk system koordinat tangan kanan ( right-handed system).
Ellipsoid


mengenal Sistem Koordinat
Thursday, 23/04/2009 14:00 WIB | email | print
Allah SWT menciptakan alam semesta ini dalam keadaan yang teratur rapi. Keteraturan gerakan bintang termasuk matahari, planet, satelit, komet dan benda langit lainnya menyebabkan gerakan benda-benda tersebut dapat dipelajari dengan seksama. Dengan memahami gerakan benda-benda langit tersebut, manusia dapat memperkirakan peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa depan dengan akurat. Kapan matahari terbenam, kapan terjadi bulan purnama, kapan terjadi gerhana matahari dapat dihitung dengan ketelitian tinggi.
Untuk memudahkan pemahaman terhadap posisi benda-benda langit, diperkenalkan beberapa sistem koordinat. Setiap sistem koordinat memiliki koordinat masing-masing. Posisi benda langit seperti matahari dapat dinyatakan dalam sistem koordinat tertentu. Selanjutnya nilainya dapat diubah ke dalam sistem koordinat yang lain melalui suatu transformasi koordinat.
Sistem Koordinat 2 dan 3 dimensi

Untuk menyatakan posisi sebuah benda di dalam ruang, dibutuhkan suatu sistem koordinat yang memiliki pusat koordinat (origin) dan sumbu koordinat (axis). Sistem koordinat yang paling dasar/sederhana adalah Kartesian (Cartesian). Jika kita berbicara ruang 2 dimensi, maka koordinat Kartesian 2 dimensi memiliki pusat di O dan 2 sumbu koordinat yang saling tegaklurus, yaitu x dan y. Dalam Gambar 1, titik P dinyatakan dalam koordinat x dan y.
Gambar 1. Koordinat Kartesian 2 dimensi (x, y)
Selanjutnya koordinat Kartesian 2 dimensi dapat diperluas menjadi Kartesian 3 dimensi yang berpusat di O dan memiliki sumbu x, y dan z. Pada Gambar 2, titik P dapat dinyatakan dalam x, y dan z. OP adalah jarak titik P ke pusat O.

Gambar 2. Koordinat Kartesian 3 dimensi (x, y, z)
Koordinat Kartesian 3 dimensi (x, y, z) pada Gambar 2 dapat diubah menjadi Koordinat Bola (Spherical Coordinate) 3 dimensi (r, Alpha, Beta) seperti pada Gambar 3. Dalam koordinat Kartesian 3 dimensi, seluruh koordinat (x, y dan z) berdimensi panjang. Sedangkan dalam koordinat bola, terdapat satu koordinat yang berdimensi panjang (yaitu r) dan dua koordinat lainnya berdimensi sudut (yaitu Alpha dan Beta). Titik P masih tetap menyatakan titik yang sama dengan titik P pada Gambar 2. Jarak titik P ke pusat O sama dengan r. Jika titik P diproyeksikan ke bidang datar xy, maka sudut antara garis OP dengan bidang datar xy adalah Beta. Selanjutnya sudut antara proyeksi OP pada bidang xy dengan sumbu x adalah Alpha.

Gambar 3. Koordinat Bola tiga dimensi (r, Alpha, Beta)
Hubungan antara (x, y, z) dengan (r, Alpha, Beta) dinyatakan dalam transformasi koordinat berikut.

Sebagai contoh, jika titik P terletak di koordinat x = 3, y = 4 dan z = 12, maka diperoleh r = 13, Alpha = 53,13 derajat dan Beta = 67,38 derajat.
Di atas telah dibahas transformasi dari koordinat Kartesian ke koordinat bola. Berikut ini dibahas beberapa sistem koordinat yang penting dalam ilmu hisab, yaitu:
1. Sistem Koordinat Ekliptika Heliosentrik (Heliocentric Ecliptical Coordinate).
2. Sistem Koordinat Ekliptika Geosentrik (Geocentric Ecliptical Coordinate).
3. Sistem Koordinat Ekuator Geosentrik (Geocentric Equatorial Coordinate).
4. Sistem Koordinat Horison (Horizontal Coordinate).
Keempat sistem koordinat di atas termasuk ke dalam koordinat bola. Sebenarnya masih ada sistem koordinat lainnya, seperti Sistem Koordinat Ekuator Toposentrik (Topocentric Equatorial Coordinate) namun Insya Allah dibahas pada kesempatan lain.
Sekilas, banyaknya sistem koordinat di atas bisa membuat rumit. Namun pembagian sistem koordinat di atas berasal dari benda langit manakah yang dijadikan pusat koordinat, apakah bidang datar sebagai referensi serta bagaimana cara mengukur posisi benda langit lainnya. Penting pula untuk diketahui bahwa seluruh benda langit dapat dianggap seperti titik. Bisa pula dianggap seperti benda yang seluruhnya terkonsentrasi di pusat benda tersebut. Jika kita memperoleh jarak bumi-bulan, maka yang dimaksud adalah jarak antara pusat bumi dengan pusat bulan.
Sistem Koordinat Ekliptika Heliosentrik dan Sistem Koordinat Ekliptika Geosentrik sebenarnya identik. Yang membedakan keduanya hanyalah manakah yang menjadi pusat koordinat. Pada Sistem Koordinat Ekliptika Heliosentrik, yang menjadi pusat koordinat adalah matahari (helio = matahari). Sedangkan pada Sistem Koordinat Ekliptika Geosentrik, yang menjadi pusat koordinat adalah bumi (geo = bumi). Karena itu keduanya dapat digabungkan menjadi Sistem Koordinat Ekliptika. Pada Sistem Koordinat Ekliptika, yang menjadi bidang datar sebagai referensi adalah bidang orbit bumi mengitari matahari (heliosentrik) yang juga sama dengan bidang orbit matahari mengitari bumi (geosentrik).
Sistem Koordinat Ekliptika Heliosentrik (Heliocentric Ecliptical Coordinate)
Pada koordinat ini, matahari (sun) menjadi pusat koordinat. Benda langit lainnya seperti bumi (earth) dan planet bergerak mengitari matahari. Bidang datar yang identik dengan bidang xy adalah bidang ekliptika yatu bidang bumi mengitari matahari.

Gambar 4. Sistem Koordinat Ekliptika Heliosentrik
 Pusat koordinat: Matahari (Sun).
 Bidang datar referensi: Bidang orbit bumi mengitari matahari (bidang ekliptika) yaitu bidang xy.
 Titik referensi: Vernal Ekuinoks (VE), didefinisikan sebagai sumbu x.
 Koordinat:
 r = jarak (radius) benda langit ke matahari
 l = sudut bujur ekliptika (ecliptical longitude), dihitung dari VE berlawanan arah jarum jam
 b = sudut lintang ekliptika (ecliptical latitude), yaitu sudut antara garis penghubung benda langit-matahari dengan bidang ekliptika.
Sistem Koordinat Ekliptika Geosentrik (Geocentric Ecliptical Coordinate)
Pada sistem koordinat ini, bumi menjadi pusat koordinat. Matahari dan planet-planet lainnya nampak bergerak mengitari bumi. Bidang datar xy adalah bidang ekliptika, sama seperti pada ekliptika heliosentrik.

Gambar 5. Sistem Koordinat Ekliptika Geosentrik
 Pusat Koordinat: Bumi (Earth)
 Bidang datar referensi: Bidang Ekliptika (Bidang orbit bumi mengitari matahari, yang sama dengan bidang orbit matahari mengitari bumi) yaitu bidang xy.
 Titik referensi: Vernal Ekuinoks (VE) yang didefinisikan sebagai sumbu x.
 Koordinat:
 Jarak benda langit ke bumi (seringkali diabaikan atau tidak perlu dihitung)
 Lambda = Bujur Ekliptika (Ecliptical Longitude) benda langit menurut bumi, dihitung dari VE.
 Beta = Lintang Ekliptika (Ecliptical Latitude) benda langit menurut bumi yaitu sudut antara garis penghubung benda langit-bumi dengan bidang ekliptika
Sistem Koordinat Ekuator Geosentrik
Ketika bumi bergerak mengitari matahari di bidang Ekliptika, bumi juga sekaligus berotasi terhadap sumbunya. Penting untuk diketahui, sumbu rotasi bumi tidak sejajar dengan sumbu bidang ekliptika. Atau dengan kata lain, bidang ekuator tidak sejajar dengan bidang ekliptika, tetapi membentuk sudut kemiringan (epsilon) sebesar kira-kira 23,5 derajat. Sudut kemiringan ini sebenarnya tidak bernilai konstan sepanjang waktu. Nilainya semakin lama semakin mengecil. Masalah ini Insya Allah akan dibahas pada kesempatan lain.

Gambar 6. Sistem Koordinat Ekuator Geosentrik
 Pusat koordinat: Bumi
 Bidang datar referensi: Bidang ekuator, yaitu bidang datar yang mengiris bumi menjadi dua bagian melewati garis khatulistiwa
 Koordinat:
 jarak benda langit ke bumi.
 Alpha = Right Ascension = Sudut antara VE dengan proyeksi benda langit pada bidang ekuator, dengan arah berlawanan jarum jam. Biasanya Alpha bukan dinyatakan dalam satuan derajat, tetapi jam (hour disingkat h). Satu putaran penuh = 360 derajat = 24 jam = 24 h. Karena itu jika Alpha dinyatakan dalam derajat, maka bagilah dengan 12 untuk memperoleh satuan derajat. Titik VE menunjukkan 0 h.
 Delta = Declination (Deklinasi) = Sudut antara garis hubung benda langit-bumi dengan bidang ekliptika.Nilainya mulai dari -90 derajat (selatan) hingga 90 derajat (utara). Pada bidang ekuator, deklinasi = 0 derajat.
Seringkali, Alpha (right ascension) dinyatakan dalam bentuk H (hour angle). Hubungan antara Alpha dengan H adalah H = LST - Alpha.
Disini, LST adalah Local Sidereal Time, yang sudah penulis bahas sebelumnya pada tulisan tentang Macam-Macam Waktu (http://www.eramuslim.com/syariah/ilmu-hisab/macam-macam-waktu.htm)
Sistem Koordinat Horison
Pada sistem koordinat ini, pusat koordinat adalah posisi pengamat (bujur dan lintang) yang terletak di permukaan bumi. Kadang-kadang, ketinggian pengamat dari permukaan bumi juga ikut diperhitungkan. Bidang datar yang menjadi referensi seperti bidang xy adalah bidang horison (bidang datar di sekitar pengamat di permukaan bumi).

Gambar 7. Sistem Koordinat Horison
 Pusat koordinat: Pengamat di permukaan bumi
 Bidang datar referensi: Bidang horison (Horizon plane)
 Koordinat:
 Altitude/Elevation = sudut ketinggian benda langit dari bidang horison. h = 0 derajat berarti benda di bidang horison. h = 90 derajat dan -90 derajat masing-masing menunjukkan posisi di titik zenith (tepat di atas kepala) dan nadir (tepat di bawah kaki).
 A (Azimuth) = Sudut antara arah Utara dengan proyeksi benda langit ke bidang horison.
Jarak benda langit ke pengamat dalam sistem koordinat ini seringkali diabaikan, karena telah dapat dihitung sebelumnya dalam sistem koordinat ekliptika.
Catatan penting: Dalam banyak buku referensi, azimuth seringkali diukur dari arah selatan (South) yang memutar ke arah barat (West). Gambar 7 di atas juga menunjukkan bahwa azimuth diukur dari arah Selatan. Namun demikian, dalam pemahaman umum, orang biasanya menjadikan arah Utara sebagai titik referensi. Karena itu dalam tulisan ini penulis menjadikan sudut azimuth diukur dari arah Utara. Untuk membedakannya, lambang untuk azimuth dari arah selatan dinyatakan sebagai As, sedangkan azimuth dari arah utara dinyatakan sebagai A saja. Hubungan antara As dan A adalah A = As - 180 derajat. Jika As atau A negatif, tinggal tambahkan 360 derajat.
Suatu sistem koordinat dengan sistem koordinat lainnya dapat dihubungkan melalui transformasi koordinat. Misalnya, dari algoritma untuk menghitung posisi bulan menurut sistem koordinat ekliptika geosentrik, kita dapat menentukan jarak bulan dari pusat bumi, sudut lambda dan beta. Selanjutnya, sudut lambda dan beta ditransformasi untuk mendapat sudut alpha dan delta dalam sistem koordinat ekuator geosentrik. Dari alpha dan beta, serta memperhitungkan posisi pengamat (bujur dan lintang) dan waktu saat pengamatan/penghitungan, maka sudut ketinggian (altitude) dan azimuth bulan menurut sistem koordinat horison dapat diketahui dengan tepat. Rumus-rumus transformasi koordinat yang membutuhkan pengetahuan trigonometri Insya Allah akan dibahas pada tulisan mendatang






SISTEM ORBIT
System orbit sangat berperan atau sangat bermanfaat dalam Geodesi Satelit. Peran tersebut antara lain:
1. Menghitung koordinat satelit yang nantinya digunakan untuk koordinat tetap dalam perhitungan koordinat titik-titik lainyta di dekat permukaan bumi
2. Untuk merencanakan pengamatan satelit ( waktu dan lama pengamatan yang optimal )
3. Membantu mempercepat alat pengamat ( receiver ) sinyal satelit untuk menemukan satelit yang bersangkutan
4. Untuk memeilih satelit – satelit yang secara geometric lebih baik untuk digunakan
Pada penentuan posisi dengan satelit, efek dari kesalahan orbit satelit akan mempengaruhi tidak hanya penentuan posisi absolute, tetapi penentuan posisi relatif. Metode – metode pengamatan pengamatan geodesi satelit pada prinsipnya melakukan pengamatan dan pengukuran ked an dari satelit- satelit ang mengelilingi bumi atatu benda langit lainnya.
Efek kesalahan orbit pada penentuan posisi
Pergerakan satelit dalam mengelilingi bumi secara umum mengikuti hokum Keppler, yaitu:
1. Pergerakan satelit hanya dipengaruhi oleh medan gaya berat sentral bumi
2. Satelit bergerak dalam bidang orbit yang tetap dalam ruang
3. Massa satelit tidak berarti dibandingkan dengan massa bumi
4. Satelit bergerak dalam ruang hampa sehingga tidak ada pengaruh dari Atmospheric Drag
5. Tidak ada matahari, bulan ataupun benda – benda langit lainnya yang mempengaruhi pergerakan satelit sehingga tidak ada pengaruh gaya berat dari benda – benda langit tersebut dan tida ada pengaruh dari solar radiation pressure

Hukum Keppler I
“ Orbit suatu planet adalah ellips dengan matahari berada pada salah satu fokusnya”.
Orbit satelit mengelilingi bumi
Beberapa implikasi praktis dari Hukum Kepler I dalam kaitanya dengan satelit buatan yang mengelilingi bumi adalah:
1. Lintang dari peluncuran satelit adalah sama dengan inklinasi (sudut antara bidang orbit dengan bidang ekuator bumi)
2. Untuk mendapatkan satelit orbit yang inklinasinya lebih rendah dari lintang tempat peluncuran diperlukan orbit parker dengan tahap peluncuran ke dua dilakukan di angkasa pada saat melintasi ekuator yang notabennya kompleks dan mahal
HUKUM KEPLER II
“ Garis dari matahari ke setiap planet menyapu luas yang sama pada waktu yang sama”.
Jika (t2 – t1) = (t4 – t3) à maka A = B
Ada beberapa implikasi praktis dari Hukum Kepler II dalam kasus satelit buatan yang mengelilingi bumi, yaitu:
1. Kecepatan satelit dalam orbitnya tidak konstan, dimana kecepatan minimumnya adalah apogee dan kecepatna minimumnya adalah perigee.
2. Karena kecepatan di perigee adalah maksimum dan juga densitas atmosfernya relative sangat besar, karena terdekat dengan permukaan bumi, maka tinggi awal perigee akan menentukan umur satelit. Dalam hal ini semakin tingggi perigee secara teoritis akan semakin panjang umur satelit dan sebaliknya.
3. Karena kecepatan di perigee adalah maksimum, maka direncanakan orbit satelit pemantau ( penyidik ) dengan perigee di atas daerah target.
4. Karena kecepatan di apogee adalah minimum, maka rencanakan orbit satelit komunikasi dengan apogee di atas daerah target.
HUKUM KEPLER III
“Untuk setiap planet, pangkat tiga dari sumbu panjang orbitnya adalah proporsional dengan kuadrat dari periode revolusinya”
=
Keterangan:
T = periode orbit satelit
A = sumbu panjang orbit
G = konstanta gravitasi universal
M = massa bumi
Elemen – Elemen Keplerian
Ukuran, bentuk dan dan orientasi orbit suatu satelit mengelilingi bumi, serta lokasi satelit dalam orbit tersebut biasanya dikarakterisasi dengan enam elemen umum yang dinamakan dengan elemen keplerian, yaitu:
1. Ω = asensiorekta dari titik nodal = sudut geosentrik pada bidang equator antara arah ke titik semi dan arah ke titik nodal
2. I = inklinasi orbit = sudut antarbidang orbit satelit dan bidang equator
3. Ώ = argument of perigee = sudut geosentrik pada bidang orbit antara arah arah ke titik nodal dan arah ke perigee
4. A = sumbu panjang dari orbit satelit
5. e = eksentrisitas dari orbit satelit
6. f = anomali sejati = sudut geosentrik pada bidang orbit antara arah ke perigee dan arah ke satelit
Elemen keplerian dari orbit satelit




Jenis-jenis orbit satelit
1. orbit prograde dan orbit retrograde
orbit prograde merupakan orbit yang inklinasi orbitnya lebih kecil dari pada 90o yaitu 0o < I < 90o
Orbit rograde


orbit retrograde merupakan orbit yang inklinasinya memenuhi hubungan
90o < i < 180o

Orbit retrograde

2. Orbit Polar
orbit polar mempunyai inklinasi sebesar 90o. pada umumnya satelit yang menggunakan system ini adalah satelit inderaja dan satelit cuaca.


Orbit polar
3. Orbit Geostationer
Orbit geostationer merupakan orbit dari satelit dimana satelit mengelilingi bumi dengan kecepatan dan arah yang sama dengan keceopatan dan arah rotasi bumi.
Orbit geostationer
4. Orbit Sun-Sincronous
sun-sincronous merupakan orbit satelit yang mensinkronkan pergerakan satelit dalam orbit, presisi bidang orbit, dan pergerakan bumi mengelilingi matahari, sedemikian rupa sehingga satellite tersebut akan melewati lokasi tertentu di permukaan bumi selalu pada waktu local.

MAKALAH SISTEM ORBIT

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi berimbas pada meningkatnya perkembangan pemetaan permukaan bumi. Pemetaan yang pada awalnya hanya dilakukan dengan pengukuran langsung secara terestris berkembang dengan menggunakan teknologi satelit. Satelit yang digunakan untuk merecord permukaan bumi kemudian memberikan hasil berupa data raster di sbut sebagai satelit bumi, seperti Landsat, ICONOS, SPOT dan yang lainnya.

Ada ratusan satelit yang mengelilingi bumi baik itu satelit navigasi, satelit cuaca, satelit observasi bumi dan yang lainnya, dan masing-masing satelit memiliki orbit yang berbeda. Perbedaan orbit tersebut disebabkan karena memang masing masing jenis satelit memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda antara satu dengan yang lain.

Sebagai contoh misalnya satelit observasi bumi(Earth Observation Satelite) dan satelit cuaca(Weather Satelite). Satelit observasi bumi memiliki tinggi orbit yang lebih rendah jika disbanding dengan satelit cuaca. Hal ini disebabkan satelit cuaca merecord luasan daerah yang lebih besar dari pada EOS, karena daerah yang memiliki cakupan luas masih memiliki cuaca yang relative sama. Sedangkan untuk satelit observasi bumi dituntut untuk merecord area yang lebih teliti sehingga harus lebih sempit luasannya sehingga tinggi orbit satelit harus lebih rendah.

Dari perbedaan tinggi orbit tersebutlah didapat kesimpulan bahwa kemungkinan tabrakan antarsatelit sangatlah kecil, karena selain memiliki orbit tersendiri yang berbeda ntara satu dengan yang lainnya, setiap satelit juga mempunyai sistem control yang ada di bumi. Sistem control yang ada berfungsi untuk mengamati kondisi satelit harus berfungsi sebagaimana mestinya. Keanehan karakteristik dapat terekam dari sistem control yang ada di bumi ini

1.2. Perumusan Masalah

Dari latar beklakang tersebut, maka perumusan masalah ini adalah:

1. Bagaimana sistem orbit masing-masing satelit sehingga bisa berbeda satu dengan yang lain?

2. Factor apa yang mempengaruhi perbedaan orbit masing – masing satelit tersebut?

3. Apakah ada kemungkinan satelit yang jumlahnya sangat banyak di angkasa suatu saat akan bertabrakan satu dengan yang lainnya?

1.3. Batasan Masalah

Batasan masalah dalam penulisan in adalah:

1. Dalam pembahasan ini khusus untuk membahas perbedaan karakteristik orbit satelit.

2. Janis satelit yang kita bahas dalam penulisan ini meliputi navigation satellite, EOS(wearth observation satelit) dan weather satellite

1.4. Tujuan penulisan

1. Untuk mengetahui jenis – jenis satelit yang memiliki karakteristik yang berdekatan denga satelit yang lain

2. Mengetahui karakteristik – karakterristik yang dimiliki oleh masing – masing satelit

3. Mengetahui alasan bahwa suatu satelit memiliki karakteristik orbit satelit tertentu



1.5. Manfaat

Diharapkan penulisan ini dapat memberikan manfaat dalam hal:

1. Pemahaman tentang karakteristik orbit satelit

2. Alasan karakteristik orbit tertentu diterapkan terhadap jenis satelit tertentu

3. Mengetahui perbedaan – perbedaan karakteristik satelit sesuai dari fungsi satelit itu sendiri.

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Satelit

Satelit merupakan benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu. Satelit Adalah alat elektronik yang mengorbit bumi yang mampu bertahan sendiri.Bisa diartikan sebagai repeater yang berfungsi untuk menerima signal gelombang microwave dari stasiun bumi, ditranslasikan frequensinya, kemudian diperkuat untuk dipancarkan kembali ke arah bumi sesuai dengan coveragenya yang merupakan lokasi stasiun bumi tujuan atau penerima. Dalam komunikasi GEO ( merupakan sistem komunikasi satellite yang paling banyak) posisi satellite adalah sekitar 36.000 km diatas bumi.(www.total.or.id)

Potensi satelit adalah untuk menerima dan memancarkan kembali sinyal siaran ke seluruh tempat yang dapat dijangkaunya. Hal ini memungkinkan siaran radio dan televisi dapat diterima di mana saja sepanjang dapat ditangkap oleh antena stasiun bumi. Dengan kata lain, manfaat yang utama dari adanya teknologi satelit adalah untuk keperluan penyiaran baik radio maupun televisi.

Suatu orbit adalah jalan yang dilalui oleh objek, di sekitar objek lainnya, di dalam pengaruh dari gaya tertentu. Orbit pertama kali dianalisa secara matematis oleh Johannes Kepler yang merumuskan hasil perhitungannya dalam hukum gerakan planet Kepler . Dia menemukan bahwa orbit dari planet dalam tata surya kita adalah berbentuk elips dan bukan lingkaran atau episiklus seperti yang semula dipercaya.



Orbital Slot adalah Lokasi spesifik dari suatu satellite pada titik yang tepat, diukur dalam satuan derajat, timur dan barat.Direct Broadcast Satellite disingkat dengan DBS. Suatu layanan yang menggunakan satellite untuk memancarkan (broadcast) bermacam-macam channel dari program televisi agar langsung diterima melalui sebuah antenna dish kecil di bumi.(www.total.or.id)



Fixed satellite service (FSS) menyediakan link untuk jaringan telepon dan juga untuk pentransmisian sinyal televisi ke perusahaan tv kabel, untuk kemudian didistribusikan melalui jaringan kabel. Contoh FSS; DTH ( Direct To Home ), akses internet, video conferencing, satelit new gathering (SNG), frame relay, Sigital audio broadcasting (DAB) Keunggulannya yaitu, tidak tergantung pada jarak, dapat menyediakan layanan ntuk cakupan semua wilayah. Satelit Direct to Home(DTH) Menggunakan teknologi Direct To Home (DTH) sebagai Infrastruktur TV link untuk mengirimkan berates-ratus program langsung kerumah-rumah melalui satelit.



Satelite News Gathering (SNG) merupakan perangkat berteknologi canggih yang digunakan beberapa stasiun televisi Indonesia untuk proses siaran langsung televisi. DVB(Digital Video Broadcasting) merupakan salah satu sistem yang digunakan untuk mentransmisikan siaran TV digital hingga ke end-user.[ Dudy Effendi]



VSAT kependekan dari Very Small Aperture Terminal, merupakan terminal yang digunakan dalam komunikasi data satelit, suara dan sinyal video, tidak termasuk broadcast televisi. VSAT terdiri dari dua bagian, sebuah transceiver yang ditempatkan di luar (out doors) yang dapat langsung terjangkau oleh satelit dan sebuah alat yang di tempatkan di dalam ruangan yang menghubungkan transceiver dengan alat komunikasi para pengguna, PC misalnya. Transceiver menerima dan mengirim sinyal ke transponder satelit di langit. Satelit mengirim dan menerima sinyal dari sebuah ground station komputer yang berfungsi sebagai hubungan untuk sistem tersebut. Masing-masing komputer pengguna terhubungkan oleh hubungan ke satelit, membentuk sebuah topologi bintang (star topology). Hub tersebut mengatur keseluruhan operasional network. Agar sebuah komputer pengguna dapat melakukan komunikasi dengan lainnya, transmisinya harus terhubung dengan hub yang kemudian mentransmisikan kembali ke satelit, setelah itu baru dikomunikasikan dengan komputer pengguna VSAT yang lain.(www.total.or.id)

Transmisi satelit memiliki dua keunggulan dibandingkan transmisi terestrial yang umumnya banyak dipakai, yaitu:

1. Biayanya sama, baik itu dua ataupun duajuta sambungan (downlink) yang menerima informasi yang disiarkan.

2. Tidak memerlukan investasi prasarana kabel yang banyak. (www.total.or.id)

Jenis-jenis satelit berdasarkan penggunaannya ada 9 yakni:

1. Satelit astronomi adalah satelit yang digunakan untuk mengamati planet, galaksi, dan objek angkasa lainnya yang jauh.

2. Satelit komunikasi adalah satelit buatan yang dipasang di angkasa dengan tujuan telekomunikasi menggunakan radio pada frekuensi gelombang mikro. Kebanyakan satelit komunikasi menggunakan orbit geosinkron atau orbit geostasioner, meskipun beberapa tipe terbaru menggunakan satelit pengorbit Bumi rendah.

3. Satelit pengamat Bumi adalah satelit yang dirancang khusus untuk mengamati Bumi dari orbit, seperti satelit reconnaissance tetapi ditujukan untuk penggunaan non-militer seperti pengamatan lingkungan, meteorologi, pembuatan peta, dll.

4. Satelit navigasi adalah satelit yang menggunakan sinyal radio yang disalurkan ke penerima di permukaan tanah untuk menentukan lokasi sebuah titik dipermukaan bumi. Salah satu satelit navigasi yang sangat populer adalah GPS milik Amerika Serikat selain itu ada juga Glonass milik Rusia. Bila pandangan antara satelit dan penerima di tanah tidak ada gangguan, maka dengan sebuah alat penerima sinyal satelit (penerima GPS), bisa diperoleh data posisi di suatu tempat dengan ketelitian beberapa meter dalam waktu nyata.

5. Satelit mata-mata adalah satelit pengamat Bumi atau satelit komunikasi yang digunakan untuk tujuan militer atau mata-mata.

6. Satelit tenaga surya adalah satelit yang diusulkan dibuat di orbit Bumi tinggi yang menggunakan transmisi tenaga gelombang mikro untuk menyorotkan tenaga surya kepada antena sangat besar di Bumi yang dpaat digunakan untuk menggantikan sumber tenaga konvensional.

7. Stasiun angkasa adalah struktur buatan manusia yang dirancang sebagai tempat tinggal manusia di luar angkasa. Stasiun luar angkasa dibedakan dengan pesawat angkasa lainnya oleh ketiadaan propulsi pesawat angkasa utama atau fasilitas pendaratan; Dan kendaraan lain digunakan sebagai transportasi dari dan ke stasiun. Stasiun angkasa dirancang untuk hidup jangka-menengah di orbit, untuk periode mingguan, bulanan, atau bahkan tahunan.

8. Satelit cuaca adalah satelit yang diguanakan untuk mengamati cuaca dan iklim Bumi.

9. Satelit miniatur adalah satelit yang ringan dan kecil. Klasifikasi baru dibuat untuk mengkategorikan satelit-satelit ini: satelit mini (500–200 kg), satelit mikro (di bawah 200 kg), satelit nano (di bawah 10 kg). (www.wikipedia)

Satelit buatan manusia oleh NASA dikelompokkan menjadi 4 yaitu:

1. Satelit komunikasi dan navigasi

2. Satelit Meteorologi

3. Satelit pengindraan jarak jauh

4. Satelit Geologi

Sedangkan untuk keperluan regulasi teknik internasional NASA membaginya menjadi 18 macam satelit. Satelit berdasarkan ketinggiannya terbagi atas:

1. Orbit Rendah (Low Earth Orbit, LEO): 300 - 1500km di atas permukaan bumi.

2. Orbit Menengah (Medium Earth Orbit, MEO): 1500 - 36000 km.

3. Orbit Geosinkron (Geosynchronous Orbit, GSO): sekitar 36000 km di atas permukaan Bumi.

4. Orbit Geostasioner (Geostationary Orbit, GEO): 35790 km di atas permukaan Bumi.

5. Orbit Tinggi (High Earth Orbit, HEO): di atas 36000 km.

Satelit berdasarkan orbit khusus terbagi menjadi 3:

1. Orbit Molniya, orbit satelit dengan perioda orbit 12 jam dan inklinasi sekitar 63°

2. Orbit Sunsynchronous, orbit satelit dengna inlklinasi dan tinggi tertentu yang selalu melinta ekuator pada jam lokal yang sama.

3. Orbit Polar, orbit satelit yang melintasi kutub (www.wikipedia.org)



Alat penangkap Sinyal satelit:

1. Satellite dish (Out Door Unit) : komponen ini berbentuk seperti antenna parabola dengan diameter sekitar 60-180 centimeter.

2. Decoder : Dekoder merupakan alat yang berfungsi mengakses layanan seperti penggantian channel.

3. Smart card : berguna untuk mengakses sistem.(www.wikipedia.org)

2.2. Sistem Orbit

System orbit sangat berperan atau sangat bermanfaat dalam Geodesi Satelit. Peran tersebut antara lain:

1. Menghitung koordinat satelit yang nantinya digunakan untuk koordinat tetap dalam perhitungan koordinat titik-titik lainyta di dekat permukaan bumi

2. Untuk merencanakan pengamatan satelit ( waktu dan lama pengamatan yang optimal )

3. Membantu mempercepat alat pengamat ( receiver ) sinyal satelit untuk menemukan satelit yang bersangkutan

4. Untuk memeilih satelit – satelit yang secara geometric lebih baik untuk digunakan

Pada penentuan posisi dengan satelit, efek dari kesalahan orbit satelit akan mempengaruhi tidak hanya penentuan posisi absolute, tetapi penentuan posisi relatif. Metode – metode pengamatan pengamatan geodesi satelit pada prinsipnya melakukan pengamatan dan pengukuran ked an dari satelit- satelit ang mengelilingi bumi atatu benda langit lainnya.

Gambar 3.1. Efek kesalahan orbit pada penentuan posisi

Pergerakan satelit dalam mengelilingi bumi secara umum mengikuti hokum Keppler, yaitu:

1. Pergerakan satelit hanya dipengaruhi oleh medan gaya berat sentral bumi

2. Satelit bergerak dalam bidang orbit yang tetap dalam ruang

3. Massa satelit tidak berarti dibandingkan dengan massa bumi

4. Satelit bergerak dalam ruang hampa sehingga tidak ada pengaruh dari Atmospheric Drag

5. Tidak ada matahari, bulan ataupun benda – benda langit lainnya yang mempengaruhi pergerakan satelit sehingga tidak ada pengaruh gaya berat dari benda – benda langit tersebut dan tida ada pengaruh dari solar radiation pressure





Hukum Keppler I

“ Orbit suatu planet adalah ellips dengan matahari berada pada salah satu fokusnya”.

Gambar.3.2. Orbit satelit mengelilingi bumi

Beberapa implikasi praktis dari Hukum Kepler I dalam kaitanya dengan satelit buatan yang mengelilingi bumi adalah:

1. Lintang dari peluncuran satelit adalah sama dengan inklinasi (sudut antara bidang orbit dengan bidang ekuator bumi)

2. Untuk mendapatkan satelit orbit yang inklinasinya lebih rendah dari lintang tempat peluncuran diperlukan orbit parker dengan tahap peluncuran ke dua dilakukan di angkasa pada saat melintasi ekuator yang notabennya kompleks dan mahal

HUKUM KEPLER II

“ Garis dari matahari ke setiap planet menyapu luas yang sama pada waktu yang sama”.

Gambar 3.3. hokum Keppler II

Jika (t2 – t1) = (t4 – t3) à maka A = B

Ada beberapa implikasi praktis dari Hukum Kepler II dalam kasus satelit buatan yang mengelilingi bumi, yaitu:

1. Kecepatan satelit dalam orbitnya tidak konstan, dimana kecepatan minimumnya adalah apogee dan kecepatna minimumnya adalah perigee.

2. Karena kecepatan di perigee adalah maksimum dan juga densitas atmosfernya relative sangat besar, karena terdekat dengan permukaan bumi, maka tinggi awal perigee akan menentukan umur satelit. Dalam hal ini semakin tingggi perigee secara teoritis akan semakin panjang umur satelit dan sebaliknya.

3. Karena kecepatan di perigee adalah maksimum, maka direncanakan orbit satelit pemantau ( penyidik ) dengan perigee di atas daerah target.

4. Karena kecepatan di apogee adalah minimum, maka rencanakan orbit satelit komunikasi dengan apogee di atas daerah target.

HUKUM KEPLER III

“Untuk setiap planet, pangkat tiga dari sumbu panjang orbitnya adalah proporsional dengan kuadrat dari periode revolusinya”

=



Keterangan:

T = periode orbit satelit

A = sumbu panjang orbit

G = konstanta gravitasi universal

M = massa bumi

Elemen – Elemen Keplerian

Ukuran, bentuk dan dan orientasi orbit suatu satelit mengelilingi bumi, serta lokasi satelit dalam orbit tersebut biasanya dikarakterisasi dengan enam elemen umum yang dinamakan dengan elemen keplerian, yaitu:

1. Ω = asensiorekta dari titik nodal = sudut geosentrik pada bidang equator antara arah ke titik semi dan arah ke titik nodal

2. I = inklinasi orbit = sudut antarbidang orbit satelit dan bidang equator

3. Ώ = argument of perigee = sudut geosentrik pada bidang orbit antara arah arah ke titik nodal dan arah ke perigee

4. A = sumbu panjang dari orbit satelit

5. e = eksentrisitas dari orbit satelit

6. f = anomali sejati = sudut geosentrik pada bidang orbit antara arah ke perigee dan arah ke satelit

Gambar 3.4. Elemen keplerian dari orbit satelit





Jenis-jenis orbit satelit

1. orbit prograde dan orbit retrograde

orbit prograde merupakan orbit yang inklinasi orbitnya lebih kecil dari pada 90o yaitu 0o < I < 90o

Gambar 3.5. Orbit prograde





orbit retrograde merupakan orbit yang inklinasinya memenuhi hubungan

90o < i < 180o



Gambar 3.6. Orbit retrograde



2. Orbit Polar

orbit polar mempunyai inklinasi sebesar 90o. pada umumnya satelit yang menggunakan system ini adalah satelit inderaja dan satelit cuaca.





Gambar 3.6. Orbit polar

3. Orbit Geostationer

Orbit geostationer merupakan orbit dari satelit dimana satelit mengelilingi bumi dengan kecepatan dan arah yang sama dengan keceopatan dan arah rotasi bumi.

Gambar 3.7. Orbit geostationer

4. Orbit Sun-Sincronous

sun-sincronous merupakan orbit satelit yang mensinkronkan pergerakan satelit dalam orbit, presisi bidang orbit, dan pergerakan bumi mengelilingi matahari, sedemikian rupa sehingga satellite tersebut akan melewati lokasi tertentu di permukaan bumi selalu pada waktu local.



Gambar 3.8. Orbit sun – sincronous

BAB III

PEMBAHASAN

3.1. Karakteristik Orbit Satelit Navigasi

Ada tiga jenis satelit bavigasi yang mengelilingi bumi, yaitu GPS, GLONASS dan GALILEO. Satelit-satelit tersebut memiliki karakteristik orbit yang berbeda satu sama lain, yaitu:

1. Satelit GPS

GPS dapat memberikan informasi mengenai posisi, kecepatan dan waktu secara teliti, cepat dan murah dimana saja di bumi ini pada setiap waktu tanpa tergantung pada cuaca. Karakteristik orbit satelit GPS adalah sebagai berikut:

1. Bidang orbit : enam buah, dengan spasi 60o

2. Jumlah satelit : empat buah dengan spasi tidak sama

3. Inklinasi orbit : 55o

4. Radius orbit : 26.560 km

5. Periode orbit : 0,5 hari bintang, yaitu 11 jam 58 menit

6. Eksentrisitas orbit : 0 (lingkaran)

7. Gelombang pembawa : 1. L1 = 1575, 42 MHz

2. L2 = 1227,60 MHz

8. Kode : berbeda untuk setiap satelit, kode C/A untuk L1, dank ode P pada L1 dan L2

9. Data jam : Clock Offset, Frequency Offset, Frequency Rate

10. Data orbital : elemen-elemen orbit keplerian setiap satu jam

2 . Satelit GLONASS

GLONASS dikembangkan untuk menyediakan penentuan posisis secara real timedan kecepatan. Satelit ini pada awalnya dikembangkan oleh militer Uni Soviet untuk navigasi dan penargetan misi balistik. Adapun karakteristik orbit GLONASS adalah sebagai berikut:



1. Bidang orbit : tiga buah, dengan spasi 120o

2. Jumlah satelit : delapan buah dengan spasi yang sama

3. Inklinasi orbit : 64,8o

4. Radius orbit : 25.510 km

5. Periode orbit : 8/17 hari bintang, yaitu 11 jam 16 menit

6. Eksentrisitas orbit : 0 (lingkaran)

7. Gelombang pembawa : 1. L1 = (1602 + 9k/16) MHz

2. L2 = (1246 + 7k/16) MHz

8. Kode : berbeda untuk setiap satelit, kode C/A untuk L1, dank ode P pada L1 dan L2

9. Data jam : Clock Offset, Frequency Offset.

10. Data orbital : koordinat, kecepatan dan percepatan satelit setiap satu jam

3. Satelit GALILEO

Gslileo merupakan satuan satelit global (GNSS) yang saat ini sedang dibangun oleh uni eropa dan ESA (European Space Agency), ketika beroperasi, maka akan ada dua tanah pusat operasi. Karakteristik orbit satelit GALILEO adalah sebagai berikut:

1. Ketinggian orbit : 23.222 Km

2. Jumlah orbit ada 3 orbit pesawat

3. Inklinasi : 56o

4. kenaikan kode dipisahkan oleh 120o bujur(Sembilan operasional satelit)

5. massa satelit : 12 tahun

6. ukuran waktu solar array : 18,7 m

7. kuasa solar array : 1500 W

3.2. Karakteristik Orbit EOS (Earth Observation Satelite)

Satelit – satelit yang termasuk dalam satelit observasi bumi adalah Landsat (USA), aqua, aura, GRACE ( USA- Germany), Jason 1(France-USA), IKONOS( USA ), EO 1 (USA), terra (USA), ORBVIEW-2, Ocean surface topography mission, Quickbird(USA), SPOT (France).



1. QUICK BIRD

Satelit ini diluncurkan olehdigia globe(USA) pada tahun 2002. Adapun karakteristik dari satrlit Quick bird adalah sebagai berikut:

1. Jenis orbit : sunsyncronous

2. Ketinggian orbit : 450 Km dari permukaan bumi

3. Cakupan area rekaman : 25 Km x 25 Km

4. Jenis satelit : satelit observasi bumi

5. Peluncuran : 18 0ktober 2002

6. Resolusi :1. 60 m x 60 m ( pankromatik)

2. 30 m x 30 m (multispektral)

2 . LANDSAT

Satelit LANDSAT dipelopori oleh NASA. Merupakan program observasi tertua , mempunyai tiga instrumen pencitraan, yaitu RBV, MMS, TM. Pada LANDSAT 7 sensor yang digunakan adalah ETM+, karakteristik dari LANDSAT antara lain:

1. Jenis orbit : sun-syncronous

2. Ketinggian orbit : 705 Km

3. Area cakupan : 185 Km x 185 Km

4. Jenis satelit : Earth Observation Satelite

5. Resolusi : 80 m x 80 m

6. Peluncuran : 1. LANDSAT 1 : 1972

2. LANDSAT 2 : 1975

3. LANDSAT 3 : 1982

4. LANDSAT 4 : 1983

5. LANDSAT 5 : 1994

6. LANDSAT 6 : gagal orbit

7. LANDSAT 7 : 1998





3. IKONOS

Diluncurkan oleh perusahaan imaging, IKONOS 1 gagal dan diganti dengan IKONOS 2 pada tahun 1999. Menggunakan sensor OSA. Data citra adalah pankromatik dan multispectral. Karakteristik yang ada antara lain:

1. Jenis orbit : sun-syncronous

2. Ketinggian orbit : 680 Km

3. Area cakupan : 11 Km x 11 Km

4. Jenis satelit : Earth Observation Satelite

5. Revisit time : 1 – 3 hari

6. Resolusi : 80 m x 80 m

4. TERRA

Diluncurkan pada Bulan Desember 1999 oleh NASA. Membawa instrument remote sensing aster dan MODIS, karakteristik orbit satelit ini adalah:

1. Jenis orbit : sun-syncronous

2. Ketinggian orbit : 705 Km

3. Area cakupan : 60 Km x 60 Km

4. Jenis satelit : Earth Observation Satelite

5. Revisit time : 5 hari

6. Resolusi : 15 m x 15 m, 30 x 30 m dan 90 x 90 m

5. SPOT

Memiliki karakteristik orbit sebagai berikut:

1. Jenis orbit : sun-syncronous, polar dan sircular

2. Ketinggian orbit : 835 Km

3. Area cakupan : 60 Km x 60 Km

4. Jenis satelit : Earth Observation Satelite

5. Revisit time : 4 - 6 hari

6. Resolusi : 10 m x 10 m, dan 20 x 20 m







6. ASTER

Memiliki karakteristik orbit sebagai berikut:

1. Jenis orbit : sun-syncronous, polar dan sircular

2. Ketinggian orbit : 705 Km

3. Area cakupan : 60 Km x 60 Km

4. Jenis satelit : Earth Observation Satelite

5. Revisit time : 5 hari

6. Resolusi : 15 m x 15 m

7. EO-1

Memiliki karakteristik orbit sebagai berikut:

1. Jenis orbit : sun-syncronous, polar dan sircular

2. Ketinggian orbit : 705 Km

3. Area cakupan : 37 Km x 37 Km

4. Jenis satelit : Earth Observation Satelite

5. Revisit time : 5 hari

6. Resolusi : 10 m x 10 m

8. JASON-1

Memiliki karakteristik orbit sebagai berikut:

1. Jenis orbit : sircular

2. Ketinggian orbit : 705 Km

3. Area cakupan : 37 Km x 37 Km

4. Jenis satelit : Earth Observation Satelite

5. Revisit time : 19 hari

9. IRS (Indian Remote Sensing)

Memiliki karakteristik orbit sebagai berikut:

1. Jenis orbit : sun-syncronous

2. Ketinggian orbit : 817 Km

3. Area cakupan : 70 Km x 70 Km

4. Jenis satelit : Earth Observation Satelite

5. Revisit time : 5 hari

6. Resolusi : 5 m x 5 m

3.3. Karakteristik Orbit Satelit Cuaca (Weather Satelite)

1. NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration)

Memiliki karakteristik orbit sebagai berikut:

1. Jenis orbit : sun-syncronous

2. Ketinggian orbit : 850 Km

3. Area cakupan : 2800 Km x 2800 Km

4. Jenis satelit : weather satelite

5. Revisit time : 2 -14 kali/ hari

6. Resolusi : 1 Km x 1 Km

2. Meteosat

Memiliki karakteristik orbit sebagai berikut:

1. Jenis orbit : geostasioner bujur 0o

2. Ketinggian orbit : 850 Km

3. Area cakupan : 2800 Km x 2800 Km

4. Jenis satelit : weather satelite

5. Revisit time : 30 menit

6. Resolusi : 2,5 Km x 2,5 Km

3. Nimbus

Memiliki karakteristik orbit sebagai berikut:

1. Jenis orbit : circular

2. Ketinggian orbit : 850 Km

3. Area cakupan : 40 Km x 40 Km

4. Jenis satelit : weather satelite

5. Revisit time : 30 menit

6. Resolusi : 2,5 Km x 2,5 Km













BAB IV

PENUTUP

4.1. Kesimpulan

Dari perumusan masalah dan pembahasan yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa:

1. sangat banyak satelit yang mengelilingi bumi dan masing – masing satelit tersebut memiliki karakteristik orbit yang berbeda sesuai fungsi dari satelit yang bersangkutan

2. perbedaan orbit satelit diberikan karena diupayakan antara satelit satu dengan satelit yang lain tersebut agar tidak saling bertabrakan antara yang satu dengan yang lain

3. perbedaan ketinggian satelit akan dapat menghasilkan wilayah cakupan yang berbeda, semakin tinggi orbit satelit, semakin luas cakupan daerah yang terekam, begitu pila sebaliknya

Desigend by : Ashar-Antek Ashar-redland.blogspot.com